15 November 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kritik Kinerja Jokowi, Ratusan Mahasiswa Kuasai Karang Paci


Kritik Kinerja Jokowi, Ratusan Mahasiswa Kuasai Karang Paci
Demonstran menguasai gedung utama DPRD Kaltim, Samarinda, Jumat (14/9). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Ratusan mahasiswa dari berbagai almamater yang tergabung dalam Aliansi Garda Kaltim menggelar aksi damai di Gedung DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Jumat (14/9/2018).

Mereka melakukan aksi dari Universitas Mulawarman menuju titik kumpul di DPRD Kaltim. Aksi dimulai sekitar pukul 10.00 Wita. Dari pantauan media ini, awalnya para mahasiswa melakukan aksi hanya di depan kantor DPRD Kaltim.

Baca juga: Hendak Diambil Alih Provinsi, DKP3 Bontang Harap Tetap Kelola PPI Tanjung Limau

Mereka menyampaikan orasinya dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Terlihat spanduk bertuliskan, “Peduli Rupiah, Peduli Rakyat” yang dibawa oleh para mahasiswa.

Tak ada yang menemui mereka, mahasiswa pun kecewa. Informasi yang dihimpun, tak ada satupun wakil rakyat di Karang Paci - DPRD Kaltim. Agenda legislator tengah melakukan kunjungan kerja ke luar daerah.

“Tak ada anggota, semuanya kunker ke luar daerah sejak Kamis (13/8),” ujar staf di DPRD Kaltim, kepada media ini.

Setelah tahu tidak ada anggota dewan yang menemui mereka, para mahasiswa pun merangsek masuk ke dalam menuju gedung utama yang biasa digunakan untuk rapat paripurna.

Petugas keamanan yang kalah jumlah tak mampu membendung desakan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi ke dalam gedung. Akhirnya, ratusan mahasiswa pun menguasai gedung utama DPRD Kaltim.

Korlap Aksi, Freijae Rakasiswa mengatakan, aksi ini digelar untuk menuntut beberapa hal. Pertama mendesak pemerintah untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dollar. Mereka menilai, pemerintahan jokowi telah gagal dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Baca juga: PKT Beri Pemahaman Soal Bahaya Limbah Plastik ke Karyawan

“Pelemahan rupiah sudah membuat resah masyarakat, mengguncang stabilitas ekonomi,” kata dia.

Selain itu, mereka meminta kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk segera meningkatkan kinerja ekspor dan mengurangi impor agar mengapresiasi nilai tukar rupiah.

“Saat ini kita tahu, pemerintah lebih banyak impor dan menyusahkan para petani,” ujar salah satu orator aksi.

Tuntutan mereka yang terakhir, yaitu mereka menagih janji Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.

Aksi gerakan mahasiswa ini digelar serempak di pelbagai daerah di tanah air. Dengan keluhan dan tuntutan yang sama kepada pemerintah. Aksi berjalan kondusif dan selesai hingga pukul 12.00 Wita.

Video Kepala Adat Besar Kutai Timur Tolak Adanya Deklarasi #2019 Ganti Presiden

ekspos tv

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%100%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0