PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

WARGA NELAYAN DI BONTANG KELUHKAN RENCANA PENGEMBANGAN PELABUHAN

Home Berita Warga Nelayan Di Bontang ...

WARGA NELAYAN DI BONTANG KELUHKAN RENCANA PENGEMBANGAN PELABUHAN
Foto : Wayudin. (Eksposkaltim/Bontang)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Keinginan KUPP Kelas 1 Tanjung Laut atau Syahbandar untuk mengembangkan pelabuhan Tanjung Laut dengan menggunakan dana APBN, nampaknya menemui titik terang. Pasalnya, Pemerintah Kota Bontang siap untuk menghibahkan lahan Pelabuhan Tanjung Laut ke Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Tanjung Laut.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyayangkan saat mengetahui KUPP Tanjung Laut selalu mengembalikan dana APBN untuk pengembangan pelabuhan akibat terkendala sertifikasi lahan.

Namun,  Jika dermaga Tanjung Laut ini akan dikembangkan, beberapa warga nelayan yang ada di pelabuhan Tanjung Laut meminta dicarikan solusi penempatan kapal-kapal nelayan mereka untuk sementara, sampai pengembangan dermaga selesai di kerjakan.

"Yang utama sebelum di lakukan penggusuran tempat kapal, terlebih dahulu dicarikan untuk tempat sandar kapal - kapal kami. Jangan sampai dermaga ini di bongkar, dan kapal - kapal kami terlantar," ungkap Wahyudin, salah seorang nelayan yang ada di pelabuhan Tanjung Laut, Kamis (28/7).

Wahyudin meminta untuk pemerintah memperhatikan nasib para nelayan sebelum dilakukan pengembangan. Pasalnya, dermaga tersebut bukan hanya tempat bersandarnya kapal nelayan, akan tetapi juga tempat tinggal bagi para nelayan dan keluarga. Jika dilakukan pengembangan, bukan hanya kapal yang tergusur, namun rumah warga nelayan pun ikut tergusur.

"Jangan semata - mata ingin memperbaiki dermaga, dengan alasan ingin membuat dermaga terlihat lebih bagus dan tertata rapi, tapi di sisi lain para nelayan di terlantarkan. Disini bukan hannya tempat sandar kapal, tapi juga tempat tinggal kami beserta keluarga," jelasnya

Wahyudin pun menyesalkan rencana pembangunan yang langsung menuju ke dermaga inti, padahal di seberang dermaga bisa di lakukan perbaikan untuk dapat di fungsikan.

"Pemerintah juga seharusnya bisa jeli, jangan mentang - mentang disini tempat sandarnya kapal nelayan mereka bisa langsung menggusur untuk diperbaiki,” ujarnya

“Kami sadar, memang disini lahan milik pemerintah. Tapi kan, lebih logisnya lagi jika pemerintah bisa melihat sisi lain dari dermaga ini yang bisa juga di manfaatkan. Jika disana (bagian lagi dermaga. red) bisa difungsikan sebagai dermaga sementara, kapal - kapal kami bisa di simpan disitu jika terjadi perbaikan dermaga," ulasnya

Wahyudi juga berharap, pemerintah peduli dengan kesejahteraan para nelayan di Tanjung Laut ini, yang notabenen sudah puluhan tahun melakukan aktifitas di pelabuhan tersebut.

Wahyudi menjelaskan, para nelayan di Tanjung Laut ini berharap pemerintah objektif jika ingin memberi bantuan kepada masyarakat. Jangan karena faktor kedekatan, sehingga pemerintah pilih kasih. Akhirnya, warga yang benar-benar membutuhkan bantuan tidak kebagian.

"Karena selama ini nelayan yang mendapatkan bantuan hanya nelayan yang dekat dengan instansi yang terkait. Sedangkan nelayan yang puluhan tahun, dan ingin mengajukan bantuan seperti yang dialami oleh saudara kami, malah sampai sekarang tidak ada lagi kepastian, apakah proposal bantuan tersebut disetujui atau tidak," tandasnya


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :