EKSPOSKALTIM, Bontang - Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang tidak akan lagi memberikan dana kepada Perusahaan Daerah Aneka Usaha dan Jasa (Perusda AUJ) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang.
Neni mengatakan, manager Perusda AUJ yang telah ditunjuk harus lebih berinovasi dan berkreasi agar Perusda AUJ terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tak hanya itu kata Neni, Perusda AUJ dituntut lebih mengembangkan usaha karena telah menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Kota Bontang, seperti PT Pupuk Kaltim dan PT Indominco Mandiri.
“Seperti kerjasama yang sudah terjalin antara Perusda AUJ dan Perusaahaan untuk mengembangkan lagi bisnis plannya. Ayo kita minta kepada pupuk mengangkut solarnya,” kata Neni belum lama, Selasa (4/10).
“Nah kemarin saya sudah komunikasi dengan direktur yang baru, sudah ada bisnisplan, nah uang sendiri dari mana ?? perusahaan yang mau mendampingi kita yang penting difasilitasi, nanti kita dikasih keuntunganya share,” tambahnya.
Neni meyakini Prusda AUJ akan berhasil meski Pemkot Bontang tak lagi memberikan modal atau dana kepada Perusda AUJ, seperti yang dilakukan tahun sebelumnya.
“Kalau dari Pemkot tidak ada lagi, tapi insyah Allah akan berhasil lebih baik. Seperti misalnya kita mendapat kuota solar 2juta atau 1juta yah gpp, kan lumayan. Karena memang, ada perusahaan yang kompeten sudah profesional mau membantu, mereka kan tidak punya akses ke Indominco, sementara kami punya, kami minta dong karena PAD kita lagi turun, APBD juga turun,” tuturnya.
Menurut Neni, seharusnya Perusda AUJ memanfaatkan perusahan-perusahan besar yang ada di Kota Bontang untuk meningkatkan PAD, juga supaya Perusda AUJ dapat tetap hidup.
“Kita banyak kok perusahaan di Kota Bontang. Kita bisa minta kok kepada mereka, kan sekaligus menaikkan gaji dan PAD Kota Bontang. Seperti pengangkutan pupuk, transportasinya boleh ada perusahaan yang siap difasilitasi oleh kita. Namanya Perusda, tetapi namanya perusahaan pendamping,” tandasnya. (Adv)

