EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Insiden kemiringan kapal penumpang dan barang KM Dharma Kartika IX saat akan sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Selasa (27/1) pagi, menyebabkan sebuah truk bermuatan beras roboh dan menimpa penumpang. Tim Search and Rescue (SAR) Balikpapan memastikan total tiga orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita, menjelaskan bahwa seluruh korban meninggal ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian, bukan meninggal saat penanganan medis.
“Total korban meninggal tiga orang. Mereka kami temukan tertimpa dan terjepit muatan sembako dari truk yang terguling,” ujar Endrow saat dikonfirmasi, Selasa sore.
Sebelumnya, Tim SAR mengevakuasi empat korban dari dalam kapal, terdiri atas tiga orang dewasa dan satu anak. Salah satu korban meninggal diketahui bernama Idham Rapi (52), laki-laki asal Kabupaten Berau.
Sementara korban lainnya mengalami luka-luka, yakni Nurma (64) asal Kabupaten Luwu, Rosnaini (43) asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, serta seorang anak perempuan berusia 10 tahun warga Kelurahan Teritip, Balikpapan.
Selain korban jiwa, insiden ini juga menimbulkan kerusakan material. Satu unit truk pengangkut beras terbalik ke sisi kanan, satu unit pikap L300 bermuatan telur tertimbun beras dan tertimpa truk, serta satu unit kendaraan Triton turut mengalami kerusakan akibat tertimpa muatan.
Seluruh korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan medis. Korban anak masih menjalani pemantauan intensif. Hingga Selasa sore, operasi SAR masih difokuskan pada pemindahan kendaraan dan muatan di dalam kapal guna memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.
Catatan redaksi: tulisan ini mengalami koreksi pada pukul 17.55 Wib terkait jumlah korban tewas. Semula tertulis hanya satu penumpang. Yang benar adalah total 3 penumpang.


