EKSPOSKALTIM, Samarinda - PembangunanTransmart di Kota Samarinda telah dimulai. Ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak, bersama Bussiness Development PT Trans Retail Indonesia, Herman Budi Susilo, Jumat (27/10) kemarin.
Dalam pemaparannya, Awang yakin Transmart dan trans studio ini akan berdampak kepada perekonomian masyarakat Kaltim khususnya Kota Samarinda. Sebab, akan lebih modern dari yang ada di Bandung dan Makassar.
"Transmart ini akan memberikan ruang bagi UMKM di daerah. Juga sebagai tempat pembinaan koperasi. Bukan hanya untuk Samarinda, tetapi juga kota-kota lain di Kaltim. Silahkan manfaatkan," kata Awang saat melakukan Groundbreaking, yang dihadiri juga oleh Sekprov Kaltim Rusmadi, Asisten II Pemprov Kaltim Ichwansyah, Danrem 091 ASN Brigjen TNI Irham Waroihan dan Pembina Forum Kebangsaan Kaltim Yos Soetomo.
Awang menjelaskan, pembangunan Transmart yang didalamnya meliputi Trans Studio Mini ini erat kaitannya dengan pembangunan infrastruktur yang tengah dibangun Pemprov. Dengan selesainya berbagai infrastruktur, seperti Bandara Samarinda Baru (BSB) dan jalan tol, bakal ikut menggerakkan perekonomian masyarakat Bumi Etam.
"Transmart dan Trans studio ini bakal menjadi tujuan wisata seperti di Bandung. Kalau BSB selesai dibangun, pasti Trans Studio ini akan jadi tujuan wisata dari berbagai daerah. Apalagi transmart menyatakan akan memberikan kualifikasi yang modern, yang lebih baik dari yang ada di Bandung dan Makassar," ucap Awang.
Baca juga: Sambut Natal dan Tahun Baru, Angkasa Pura 1 Gelar ASC
Untuk pembiayaan, Awang memastikan tidak ada masalah. Menurutnya telah terjadi sinergitas antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Yaitu Perusahaan Daerah (Perusda) Melati Bhakti Satya (MBS) yang akan membangun gedung Transmart dan BPD Kaltim yang memberikan pinjaman. Sementara pengelolaannya diserahkan oleh PT Trans Retail Indonesia (Trans Corps).
Sementara itu, Business Development PT Trans Retail Indonesia Herman Budi Susilo, mengemukakan, kehadiran transmart ini akan mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah terlebih mampu menarik investasi masuk ke Kaltim.
Ia pun optimis keberadaan Transmart Samarinda akan terus berkembang seiring dengan peningkatan infrastruktur daerah, seperti jalan tol Balikpapan-Samarinda, Bandara Internasional BSB dan Jembatan Mahakam IV (Jembatan Kembar).
"Transmart Samarinda ini merupakan wahana berbelanja dan bermain ke-16 yang terbesar, terlengkap dan tercanggih di Indonesia," ungkapnya.
Proyek pembangunan ini akan memakan biaya investasi sebesar Rp 200 Miliar.
VIDEO: Iklan Pesta Adat Pelas Tanah 2017 Kutai Timur
ekspos tv

