EKSPOSKALTIM, Bontang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan memberikan kemudahan pembayaran melalui drop box atau program jemput bola yang akan segera diluncurkan.
Nantinya para peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS melainkan hanya di kelurahan atau kecamatan sekitar. Sedianya, program tersebut bertujuan untuk merekrut peserta BPJS Kesehatan dan mengatasi solusi dalam mempercepat cakupan layanan peserta yang menyebar di tiap kelurahan dan Kecamatan di Kota Bontang.
Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik, dan Kepatuhan BPJS Cabang Utama Samarinda, Susan Trisiana mengatakan, rencananya drop box akan diluncurkan 15 Maret mendatang.
“Nantinya kita akan kumpulkan seluruh kelurahan dan Kecamatan untuk launching,” ungkapnya, Senin (6/3) siang.
Diterangkan Susan, cakupan pendaftar di tahun ini akan dinaikan menjadi 100 persen. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang (UU) yang sudah ditentukan. Sejak 1 januari 2017 lalu, BPJS kesehatan diwajibkan meningkatkan cakupan pesertanya hingga 100 persen.
“Untuk sekarang ini cakupan pendaftar baru 82 persen tetapi kami akan naikan menjadi 100 persen, jadi ada sekitar 18 persen lagi dari target tadi,” jelasnya.
Lebih jauh diterangkan Susan, dalam jangka 2 tahun kedepan BPJS akan mengintegrasikan masyarakat Kota Taman dengan berbagai program yang ada. Diketahui untuk BPJS sendiri, terdiri dari beberapa segmen kepesertaan. Yang pertama, ialah Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan Non PBI. Dimana, program tersebut akan diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu.
“Ini yang menjadi fokus kami, dengan mengedukasi mereka untuk segera mendaftar ke BPJS kesehatan,” ungkapnya.
Sekedar diketahui, akhir 2016 lalu, BPJS berhasil mengkolekting sekitar 55 persen peserta dan terdapat sebanyak 1.751 peserta, yang dikatakan menunggak melakukan pembayaran iuran bulanan. Total tunggakan pembayaran, yakni sekitar Rp 692 juta.
“Harusnya para peserta tidak lagi telat membayar karena dalam pembayaran juga sudah dimudahkan dengan dibantu beberapa chanel pembayaran seperti di kantor pos, pegadaian, bank, Finance, ataupun Payment Point Online Bank (PPOB),” ungkapnya.
Kedepannya, pihak BPJS juga akan melakukan kerja sama dengan pemerintah guna memudahkan 18 persen para pendaftar baru.

