EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Ketua Tim Pemenangan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terpilih Isran Noor - Hadi Mulyadi, Aji Sofyan Alex menyatakan, pihaknya melarang seluruh pendukung, relawan dan simpatisan mengganggu jalannya pemerintahan Isran - Hadi saat memimpin nanti.
Sofyan Alex melarang mereka semua untuk merecoki Isran - Hadi dengan meminta-minta jasa balas budi. Hal ini disampaikannya saat acara Halal Bihalal dan Syukuran Tim Pemenangan Isran Noor- Hadi Mulyadi, di Posko Pemenangan Jalan Arif Hakim, Kota Samarinda, Rabu (25/7).
Baca: DKP3 Bontang Awasi Kesehatan Hewan Kurban Pedagang Musiman
"Saya komitmen dengan teman-teman, kita mengawal pemerintahan Isran -Hadi untuk sukses. Karena itu jangan kita merecoki Gubernur dan Wakil Gubernur nanti dalam melaksanakan tugasnya," kata Sofyan Alex, di hadapan ratusan tim pemenangan dari partai politik pengusung, pendukung, relawan dan simpatisan.
Sofyan menuturkan, komitmen tersebut adalah kesepakatan bersama dari semua tim dan relawan, dimana mereka sepakat untuk mengamankan dan mengawasi agar jalannya roda pemerintahan Isran - Hadi daat berjalan dengan baik.
“Yang kita akan lakukan yaitu mengawal, mengingatkan, misalnya (persoalan) ini belum tersentuh, ini belum tertangani,” ucapnya.
Oleh karena itu, dengan tegas ia menolak dan melarang jika ada pihak-pihak yang akan mengganggu Isran- Hadi saat memimpin nanti. Misalnya dengan berharap imbalan sesuatu, atas imbalan balas budi telah membantu memenangkan Isran -Hadi.
“Akhirnya bukan memperlancar tapi malah mengganggu. Pengalaman banyak yang begitu, yang harus kita hindari,” ucapnya.
“Kita bisa lihat contoh di Aceh. (Gubernur) awalnya dia menolak tapi lama-lama karena direcoki terus akhirnya kena juga kan (ditangkap KPK, Red), rusak kan kasihan. Di Kukar (Kutai Kartanegara, Red) juga Bu Rita, yang disebut-sebut ada tim 11 itu nah. Makanya kita lebih baik saling mengingatkan,” imbuhnya.
Hanya saja, Sofyan menegaskan, bahwa sikap ini adalah komitmen dari tim pemenangan dan relawan yang di bawah bimbingannya. Beda dengan tiga partai pengusung, Partai Gerindra, PKS dan PAN. Tapi ia berharap, ketiga partai pengusung dapat berkomitmen hal yang sama.
Baca: Dinsos-P3M Bontang Gelar Bimtek Verifikasi dan Validasi Data Terpadu
“Kalau relawan semua sudah sepakat. Kalau mereka (partai) budayanya kan lain lagi. Tapi mudah-mudahan mereka memahami dan terenyuh dan tidak melakukannya juga,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPW PKS Kaltim Masykur Sarmian juga sepakat dengan sikap tersebut. PKS, kata dia, setuju untuk tidak membebani Isran- Hadi dalam memimpin nanti, sehingga dapat membuat yang terbaik dalam membangun dan merencanakan pembangunan di Kaltim. Ia juga meyakini, partai koalisi lainnya akan bersikap hal yang sama.
“Saya kira ini positif. Karena kita harus ikhlas untuk memulai langkah kebaikannya untuk membangun Kaltim terbebas dengan kepentingan-kepentingan pribadi dan kelompok. Biarlah beliau membangun dan merencanakan Kaltim ini dengan tidak ada beban apa-apa,” tandas Anggota DPRD Kaltim ini. (*)
Video Aliansi Kaltim Bersatu Bakal Gelar Aksi Tolak TKA Jilid 2
ekspos tv

