PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Terinspirasi Eks Kandang Kambing di Bali, Begini Kondisi Miris Sekolah Langganan Juara Bola

Home Berita Terinspirasi Eks Kandang ...

Terinspirasi Eks Kandang Kambing di Bali, Begini Kondisi Miris Sekolah Langganan Juara Bola
TAK LAYAK: Kondisi Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pendidikan Pembinaan Islam (YPPI) Bontang di Jalan WR Supratman Kelurahan Berbas Tengah Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (21/4) yang minim perhatian tak membatasi proses belajar mengajar disana. (Ekspos Kaltim/Ismail)

SEKOLAH merupakan titik nol perjuangan untuk mendapatkan cita-cita yang diimpikan. Dari sekolah lah pelbagai ilmu pengetahuan dapat kita peroleh. Akan tetapi bagaimana jika kondisi sekolah yang kita tempati dalam kondisi yang memprihatinkan. 

Inilah yang tergambar di salah satu sekolah swasta yang berada di Bontang, yakni Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pembangunan Pendidikan Islam (YPPI). Hingga kini sekolah yang berdiri 37 tahun silam atau sejak 1980 ini terus menanti renovasi bangunan. 

Sebab, bangunan sekolah yang terletak di Jalan WR Supratman Berbas Tengah Kecamatan Bontang Selatan ini hanya tampak besar dan megah dari luarnya saja. Sudut pandang terbalik terlihat jika masuk ke dalam bangunan sekolah yang berbentuk huruf U itu.  

Bangunan berbahan dasar beton tampak mulai retak pada beberapa sisi dinding sekolah. Plafon luar dalam juga mulai terkelupas. Pun demikian dengan warna cat yang kian hari kian usang karena dimakan usia. 

Kepala SD YPPI Bontang, Bahtiar merasakan benar bagaimana selama ini pihaknya belum pernah sedikitpun merasakan yang namanya bantuan. Harapan palsu pernah diberikan oleh walikota terdahulu.   

"Dulu sempat mau ada bantuan sebesar Rp 2 miliar, sudah sempat ditandatangani oleh walikota terdahulu. Akan tetapi dibatalkan karena keuangan daerah sudah tidak memungkinkan," lirih Bahitar di temui diruangannya, Jumat (21/4) siang.  

Meski dengan sekelumit masalah yang dialaminya, ia tetap bertekad memimpin sekolah tersebut. Prestasi yang ditorehkan anak didiknya menjadi pelipur lara.  Selama ini prestasi banyak diraih terutama di bidang sepak bola yang dua tahun berturut-turut menjuarai turnamen bola pelajar se-Kota Taman-julukan Bontang.  

“Ini yang membuat saya bangga kepada anak didik saya," ungkapnya. Kata dia, meskipun dengan kondisi yang ada, sebanyak 300 pelajar jarang mengeluh saat proses belajar mengajar berlangsung.  

Mungkin karena sudah terbiasa dengan kondisi ruangan yang jauh dari layak itu. Sekolah ini keberadaannya juga diapit oleh dua perusahaan besar. 

Bahtiar sedikit bercerita bagaimana dirinya terinspirasi saat mengunjungi sebuah sekolah di Bali. Kala itu ia bersama ketua yayasan, alm Rasyid Ali. Kondisi sekolah tersebut serupa mirisnya, karena dibangun dari sebuah kandang kambing.

Namun berkat kegigihan gurunya, kandang berhasil disulap menjadi tempat belajar bagi anak-anak yang kurang mampu. Dan dengan upaya yang ada ia melihat seluruh anak didik disana antusias dalam mengikuti proses belajar mengajar. Prestasi pun juga berhasil diraih sekolah tersebut. 

"Pelajaran yang didapat bagaimana kita mendidik anak yang benar-benar tidak ingin belajar sampai memiliki niatan untuk merubah nasibnya sendiri. Kita beri motivasi meski dengan keadaan seadaanya. Tapi kita senang, Semangat dedikasi yang kita berikan sepenuhnya tanpa harus membeda-bedakan,” terangnya.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :