EKSPOSKALTIM.COM, Samarinda - Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Syafruddin, angkat suara terkait pemadaman listrik secara mendadak di beberapa kasawan Kaltim, Kamis (27/5/2021).
Menurut informasi, padamnya listrik tersebut diakibatkan adanya perbaikan jaringan sistem Mahakam.
Namun Syafruddin menuturkan, padamnya listrik yang disampaikan pihak PLN itu belum jelas.
Sebab pihak PLN hanya mengatakan sistem listrik yang terjadi.
Ia menilai masyarakat menginginkan kepastian kapan listrik kembali menyala lagi.
Sebab jika listrik terus-terusan mati akan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat Kaltim.
"Cek di lapangan ternyata ada salah teknis di jaringan Mahakam ini sedang dalam perbaikan cuman tidak dijelaskan ini harusnya manajemen PLN dan pengelola jelaskan ke publik agar tidak ada tafsir yang salah, supaya mengelola PLN harus transparan karena menyangkut hajat hidup orang banyak.
Bayangkan berapa kerugian yang macet bisnisnya karena mati lampu," ujarnya melalui sambungan telepon.
Selain faktor kerugian, masyarakat dirugikan terhadap kerusakan barang elektronik yang diakibatkan listrik yang padam mendadak.
Tentu hal tersebut dapat merugikan masyarakat jika memang adanya peralatan elektronik yang rusak dikarenakan listrik yang mati mendadak.
"Sederhana, kulkas pasti terganggu jadi ini harus disampaikan manajemen PLN pengelola jaringan Mahakam. Dan apa upaya konkretnya," ucapnya. (adv)

