EKSPOSKALTIM, Bontang - Ditetapkannya Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama, tak lantas membuat sejumlah pihak puas akan keputusan tersebut.
Olehnya, aksi damai bertajuk Bela Islam kembali bakal digelar esok hari, Jumat (2/12) di Ibu Kota Jakarta, dengan mengatasnamakan aksi damai Bela Islam III atau juga dikenal “Aksi 212”.
Terkait hal tersebut, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam kunjungannya ke Kota Bontang meminta masyarakat Bontang dan Kaltim pada umumnya, untuk tidak terlibat dalam aksi damai tersebut.
“Saya berharap agar masyarakat Kaltim tidak terpengaruh hal-hal yang terjadi di Jakarta. Masalah Jakarta adalah masalah Jakarta, bukan masalah Kaltim, apalagi masalah Bontang. Karena setiap masalah pasti akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Awang, Rabu (30/11).
“Tidak ada seorang pun masyarakat Kota Bontang yang besok tanggal 2 berangkat ke Jakarta,” tegas Gubernur Kaltim 2 periode ini.
Sekadar informasi, sebelumnya aksi damai Bela Islam telah digelar pada 4 November 2016 lalu. Bahkan tuntutan aksi pada 4 November lalu telah diwujudkan, yakni memproses hukum Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus dugaan penistaan agama.

