EKSPOSKALTIM, Jakarta - Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali membuktikan diri sebagai primadona di Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025.
"Program Studi Kedokteran dengan daya tampung 75 orang, tahun ini diminati oleh 1.361 peserta. Artinya, tingkat persaingannya mencapai satu banding 18," ujar Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bachri, di Banjarmasin, Senin (28/4).
Tingginya persaingan juga terjadi di program studi lain di bawah FKIK. Program Studi Kesehatan Masyarakat, misalnya, dengan kuota 63 kursi diperebutkan oleh 726 pendaftar. Sementara itu, Program Studi Keperawatan yang hanya menyediakan 60 kursi diminati oleh 581 orang. Bahkan Program Studi Psikologi mencatatkan persaingan cukup ketat, dengan 754 pendaftar memperebutkan 60 kursi yang tersedia.
Menurut Prof Alim, FKIK mendominasi jumlah pendaftar, baik dari total peserta maupun pilihan utama. "Animo yang tinggi ini menunjukkan bahwa profesi di bidang kesehatan tetap menjadi impian utama calon mahasiswa," jelasnya, dikutip dari Antara.
"FKIK ULM terus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu fakultas terbaik dan unggul yang selalu menjadi pilihan favorit setiap tahun."
Pada SNBT tahun ini, peserta mendapat keleluasaan lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya hanya boleh memilih maksimal dua program studi, kini peserta bisa memilih hingga empat program studi lintas fakultas.
Secara keseluruhan, ULM menerima 10.129 pendaftar di jalur SNBT 2025, sementara kursi yang tersedia hanya 3.550 sesuai dengan SK Rektor ULM Nomor 054/UN8/PD/2025. Dengan demikian, hanya sekitar 35 persen peserta yang berpeluang lolos melalui jalur ini.

