EKSPOSKALTIM.com, Bone - Maksud hati ingin berdamai, pemuda Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone ini justru menjadi korban penikaman.
Hal itu dialami Retno Pebrianto Bin Mansur (23) pada Sabtu (30/3) malam tadi, sekira pukul 19.45 Wita di pertigaan Jalan Petta Ponggawae dan Orde Baru, Watampone.
Baca juga: Paripurna, Bupati Bone Sampaikan Hasil Kerja Setahun Terakhir
Diceritakan Paur Humas Polres Bone Iptu Adenan dalam rilisnya, bahwa insiden itu bermula saat korban bersama adiknya menemui pelaku Wawan.
“Korban menemui pelaku dengan alasan ingin bicara baik-baik soal masalah lama. Mereka pernah berselisih paham masalah parkiran,” terang Adenan.
Pelaku yang enggan berdamai malah mengajak korban berkelahi, dan mengeluarkan sebilah badik yang terhunus.
“Ia lalu menikam korban berkali-kali di bagian dada sebelah kanan, perut sebelah kiri dan belakang,” ujarnya.
Baca juga: Marak Aksi Teror, Kapolres Bone: Informasi Sekecil Apapun, Lapor !
Melihat saudaranya terluka, Muh Ikra adik korban kemudian bergegas membawa korban ke rumah sakit tentara dengan mengendarai sepeda motor yamaha MX .
“Korban yang menderita luka serius kemudian dirujuk ke RSUD Tenriawaru Bone untuk diberikan perawatan intensif,” tandasnya.
Disebutkan Adenan, hingga pukul 21.30 Wita keluarga korban belum melapor secara resmi kepada polisi terkait peristiwa penikaman tersebut.

