EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) IV gelaran Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk mengasah kemampuan kepalangmerahan pada para pelajar di Kutim. Khususnya pelajar yang tergabung dalam kegiatan Palang Merah Remaja (PMR).
Tahun ini, Jumbara Kutim digelar di lapangan Townhall. Kegiatan diagendakan hingga empat hari ke depan.
Baca juga: Wujudkan Keadilan Sosial, Pemkab Kutim Bantu Biaya Persalinan Warga Miskin
Delegasi dari 25 sekolah, mulai tingkat SD, SMP dan SMA di Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, Rantau Pulung, Bengalon, Kaliorang dan Muara Wahau ikut berpartisipasi. Terdiri dari lima SD, delapan SMP dan 12 SMA.
"Ada sekitar 700 peserta yang ikut dalam kegiatan kemah Jumbara. Mereka adalah perwakilan dari berbagai sekolah di Kutim. Namun tidak semua kecamatan mengirimkan perwakilannya," ungkap Ketua Panitia, Freddy Logo di sela pembukaan kegiatan, Selasa (30/7/2019).
Selama empat hari ke depan, ratusan peserta akan mendapat beragam ilmu, wawasan, dan pengalaman baru di bidang kepalangmerahanan, kedaruratan, hingga penanganan pertolongan pertama pada kecelakaan yang terjadi di lingkungan masing-masing, disesuaikan dengan sekolah mereka.
Baca juga: BPJS TK2D Tertolak, Dinkes Kutim Imbau Lunasi Tunggakan
Di tempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kutim Roma Malau berharap kegiatan ini bisa menghasilkan tenaga-tenaga terlatih yang siap terjun saat dibutuhkan. Minimal di lingkungan sekolah mereka sendiri.
Lanjut Roma, para peserta ini nantinya dituntut untuk bisa berperan penting menolong teman yang tiba-tiba sakit atau terkena musibah seperti kecelakaan maupun terluka.
"Harapannya, dari ajang ini, ada perwakilan Kutim yang bisa mengharumkan nama daerah melalui kiprahnya di ajang kepalangmerahan tingkat nasional," ujar Roma. (adv)

