EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Kebutuhan internet dalam pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19 ini, ternyata menjadi kendala bagi ratusan pelajar.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mencatat, dari 8.327 total pelajar SMP di Kota Bontang, 245 di antaranya melakukan pembelajaran luar jaringan.
Baca juga: Camat Bontang Utara Apresiasi Kesadaran Pedagang Tidak Berjualan di Tepi Jalan
“Hanya 7.975 saja yang aktif dalam pembelajaran daring,” kata Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Saparuddin, saat dihubungi via telepon, Senin (27/7) sore.
Olehnya PJJ lewat televisi menjadi solusi terbaik untuk mengatasi hal tersebut. Untuk itu kata dia, pembelajaran lewat TV Lokal akan segerakan dilakukan.
“Mulai 3 Agustus kami launching. Saat ini ada beberapa yang sudah rekaman (di TV lokal), misalnya bidang olahraga dan sebagainya,” katanya.
Dalam dunia pendidikan lanjut dia, tidak boleh ada diskriminasi atau melayani sebelah pihak saja. Harus ada solusi dalam memberikan pembelajaran kepada siswa secara merata.
Baca juga: Membanggakan, Bontang Baru Juara 1 Lomba Video di Festival Gembira Anak
“Jika mereka tidak punya media untuk melakukan pembelajaran daring, lalu tidak kami layani, kan luar biasa sekali diskriminasinya. Oleh karena itu, perlu inovasi baru dalam melakukan pembelajaran," imbuhnya.
Dirinya berharap dalam proses pembelajaran saat ini, bukan hanya kalangan mampu saja dapat menerima materi pembelajaran dengan mudah. Namun semuanya harus mendapatkan perlakukan yang sama.
“Kita harus mencari solusi terhadap masyarakat yang kurang mampu. Saya lebih baik dikritik tapi mau berbuat, daripada saya dikritik tapi tidak berbuat,” pungkasnya. (adv)

