PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Puluhan Warga Dayak Menentang Kriminalisasi Terhadap Syaharie Jaang

Home Berita Puluhan Warga Dayak Menen ...

Puluhan Warga Dayak Menentang Kriminalisasi Terhadap Syaharie Jaang
Demonstran membentangkan kain putih yang berisikan bubuhan cap darah dari jari tangan sebagai bentuk simpati dan keprihatinan terhadap apa yang telah terjadi dalam dunia politik di Bumi Etam, Kota Samarinda, Rabu (3/1). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Puluhan masyarakat dari berbagai ormas adat suku dayak di Samarinda, menggelar aksi damai di simpang empat Lembuswana, Kota Samarinda, Rabu (3/1/2018). Aksi tersebut sebagai bentuk simpati mereka terhadap tokoh masyakat Kaltim, yaitu Syaharie Jaang.

Dalam aksi tersebut, mereka membubuhkan cap darah dari jari tangannya di atas kain putih, sebagai bentuk simpati dan keprihatinan terhadap apa yang telah terjadi dalam dunia politik di Bumi Etam.

Koordinator Aksi, Verdinan Salfino kepada wartawan menyatakan, bahwa aksi ini adalah bentuk reaksi apa yang telah terjadi di Kaltim akhir-akhir ini menjelang pelaksanaan Pilgub Kaltim.

Para lembaga suku dayak, kata dia, menentang keras di mana telah terjadi politik tidak sehat dan sangat merusak demokrasi Indonesia. Sedikitnya ada dua lembaga forum adat daerah yang mengikuti aksi tersebut, yaitu Forum Dayak Bersatu dan Aliansi Masyarakat Peduli Daerah Kaltim.

Baca berita terkait: Jaang-Rizal Diperiksa Polisi, Demokrat: Politik!

“Ini bagian dari aspirasi kami kepada masyarakat khalayak umum, bahwa proses menuju Pilgub Kaltim ini harus bersih dari segala macam intrik. Sehingga Pilgub Kaltim ini kedepan adalah Pilkada yang damai, jujur dan bermartabat,” katanya.

Aksi ini tak lepas dari dugaan pemanggilan Syaharie Jaang oleh Mabes Polri. Jaang, dipanggil sebagai saksi atas kasus pungutan liar di Terminal Peti Kemas Palaran, Kota Samarinda, beberapa waktu lalu, dengan terdakwa Ketua Pemuda Demokrat Indonesia Bersatu (PDIB) Hery Susanto Gun Alias Abun. Pengadilan Negeri samarinda sudah memutuskan Abun divonis bebas dan dilepaskan dari tahanan.

Dalam aksi ini, tampak sedikitnya sekitar 50 cap darah dari jari tangan yang dibubuhkan ke kain putih, sebagai reaksi keprihatikan lembaga adat dayak. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Samarinda Viktor Yuan turut hadir mendampingi aksi tersebut.

“Ini pesan pertama dari kita yang ingin kita sampaikan dengan cara adem dan anyem. Dengan cara-cara yang positif. Soal kasus pak Jaang kita tidak boleh berpolitik atau intrik demi kekuasaan. Saya pikir kita ikuti prosedur hukumnya,” ujarnya.

Rencananya aksi ini akan digelar di Kantor Pemprov Kaltim sebelum akhirnya berpindah ke simpang empat Lembuswana. Namun ditentang oleh pihak kepolisian, dan melakukukan negosiasi dengan para peserta aksi tersebut. Aksi ini pun tak berlangsung lama, tak sampai 30 menit mereka membubarkan diri. (*)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang

ekspos tv

VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim

ekspos tv

VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%100%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :