Proyektil tiba-tiba muncul di dalam garasi tanpa satu pun saksi mendengar letusan
EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Polsek Balikpapan Utara bergerak cepat merespons dugaan penembakan di rumah M. Said (51) di Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. Kepolisian telah mengamankan barang bukti termasuk proyektil peluru dan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengungkap motif di balik insiden tersebut.
Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol Mochammad Rezsa Adiatuloh, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah memfokuskan penyelidikan pada pengumpulan bukti tambahan dan pelacakan sumber peluru yang ditemukan pada Selasa (14/4/2026) sore tersebut.
"Kami sudah mengamankan proyektil tersebut dan memintai keterangan dari pemilik rumah mengenai kronologi penemuannya. Kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus ini," tegas Kompol Rezsa di lokasi kejadian.
Guna menentukan spesifikasi senjata yang digunakan, kepolisian berencana melibatkan Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri. Uji teknis ini krusial untuk memastikan apakah peluru tersebut ditembakkan dari senjata api standar organik atau rakitan.
"Terkait jenis proyektil dan senjatanya, diperlukan penelitian lebih mendalam di Labfor. Kami akan melaporkan perkembangan ini terlebih dahulu kepada pimpinan," tambah Rezsa.
Terkait dugaan intimidasi atau teror, kepolisian masih melakukan pendalaman, terutama mengingat latar belakang profesi korban yang sering bekerja di luar daerah dalam jangka waktu lama.
Seperti diberitakan sebelumnya, M. Said menemukan kaca depan mobilnya retak saat baru tiba dari Jakarta. Awalnya, ia mengira benda logam yang jatuh dari balik penutup mobil adalah mainan anak-anak, namun setelah diperiksa ternyata merupakan proyektil besi.
Kecurigaan adanya aksi teror terencana muncul karena tidak ada satu pun tetangga di RT 46 yang mendengar suara letusan senjata api selama korban berada di luar kota, sehingga muncul dugaan pelaku menggunakan alat peredam.
Ketua RT 46, Nasrullah, bersama saksi mata lain menyebutkan adanya beberapa pria mencurigakan berambut cepak yang sempat mondar-mandir di sekitar kediaman korban dalam sepekan terakhir. Saat ini, kasus tersebut telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian dan diharapkan rekaman CCTV di sekitar lokasi dapat memberikan titik terang



