PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Prabowo-Gibran Unggul Elektabilitas, Peluang Satu Putaran?

Home Berita Prabowo-gibran Unggul Ele ...

Prabowo-Gibran Unggul Elektabilitas, Peluang Satu Putaran?
Pasangan Prabowo-Gibran unggul elektabilitas dari hasi survei Polstat Indonesia. (ist)

EKSPOSKALTIM.COM - Elektabilitas pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul dibanding dua paslon lain sepekan jelang pencoblosan dari hasil survey Political Statistics (Polstat) Indonesia.

Berdasarkan survei Polstat pada 4 hingga 7 Februari 2024 pada 1.200 responden, elektabilitas Prabowo-Gibran 52,8 persen, Anies-Muhaimin 26,5 persen, Ganjar-Mahfud 18,2 persen, dan ada 2,5 persen yang belum menentukan pilihannya.  

"Pasca debat terakhir elektabilitas Prabowo-Gibran semakin melesat meninggalkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD," kata Direktur Riset Polstat Indonesia Apna Permana dalam keterangan resminya, Kamis (8/2/2024).

Dengan menguatnya elektabilitas Prabowo-Gibran hingga menembus 52,8 persen, menurutnya secara matematis peluang untuk menyelesaikan Pilpres 2024 dalam satu putaran saja cukup terbuka lebar.

Selain itu, menurutnya elektabilitas Partai Gerindra pun paling unggul sebesar 20,9 persen. Disusul oleh PDI Perjuangan 16,5 persen, Partai Golkar 9,8 persen, PKS 8,9 persen, Partai Nasdem 7,9 persen, PKB 7,8 persen, Partai Demokrat 6,8 persen, PAN 4,2 persen, PSI 4,1 persen, PPP 3,4 persen, Partai Perindo 2,9 persen, dan partai lainnya sebesar 3,4 persen.

Dia mengatakan survei tersebut dilakukan di 34 provinsi di Republik Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 1.200 responden. Populasi survei ini menurutnya adalah penduduk Indonesia yang minimal sudah berusia 17 tahun dan memiliki E-KTP.

Survei itu, kata dia, dilakukan diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak sistematis (systematic random sampling) dengan batas kesalahan (margin of error)+/- 2,83 persen dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.

"Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka langsung dengan responden berpedoman kuesioner," katanya. (ant/pos)


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :