PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Prabowo: Bongkar Mafia Pemerintahan, Jangan Ada Penguasa dalam Penguasa

Home Berita Prabowo: Bongkar Mafia Pe ...

Prabowo: Bongkar Mafia Pemerintahan, Jangan Ada Penguasa dalam Penguasa
Presiden RI Prabowo Subianto saat berpidato dalam agenda pemusnahan barang bukti narkoba 214,84 ton senilai Rp29,37 triliun periode satu tahun pemerintahan yang berlangsung di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025). (ANTARA/HO-Sekretariat Presiden)

EKSPOSKALTIM, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan tekadnya menutup kebocoran kekayaan negara dan memberantas mafia yang bersembunyi di balik sistem pemerintahan. Ia menilai korupsi dan permainan kekuasaan yang dibiarkan hanya akan melemahkan negara dari dalam.

"Kalau sumber daya kita bocor, darah kita hilang. Kalau hilangnya terus-menerus, tahun-tahun-tahun, bertahun-tahun, berdekade-dekade, sudah pasti tidak usah orang pinter, tidak usah S3, untuk di ujungnya kita akan gagal sebagai suatu bangsa," kata Prabowo di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10).

Presiden menggambarkan negara sebagai tubuh yang hidup, dengan kekayaan alam dan sumber daya sebagai darah yang menjaga keberlangsungan bangsa. Ia menegaskan pengelolaan sumber daya harus dilakukan secara bertanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh rakyat.

Dalam sambutannya pada acara pemusnahan barang bukti narkoba, Prabowo menyebut salah satu prioritas awal pemerintahannya adalah mengidentifikasi dan mengamankan sumber kekayaan nasional agar tidak terus mengalir ke luar negeri.

Prabowo juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan semangat gotong royong dalam menegakkan hukum serta menyejahterakan rakyat.

“Kalau sistemnya salah, kita harus berani memperbaiki dan tidak boleh ada, pemerintah dalam pemerintah, tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan,” tegasnya.

Prabowo menolak keras praktik manipulasi kekuasaan yang dilakukan oleh pejabat. Ia menyoroti masih adanya pihak yang memanfaatkan celah sistem untuk mencuri uang rakyat dan uang negara.

“Saya memperhatikan ada, ada mereka-mereka yang bercokol menggunakan sistem untuk mencuri uang rakyat, uang negara. Ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya,” ujarnya.

Presiden mengingatkan tidak boleh ada orang pintar di dalam pemerintahan yang merasa mampu mengakali pemimpin maupun rakyat. Ia menegaskan integritas dan persatuan nasional adalah fondasi utama membangun bangsa yang kuat dan berdaulat.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

100%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :