EKSPOSKALTIM, Bontang – Sejumlah atensi diberikan dalam operasi simpatik 2017, salah satunya, yakni masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn bertugas sebagai inspektur upacara (irup) dalam gelar pasukan operasi simpatik 2017 di halaman Mapolres Kota Bontang pagi tadi menyampaikan hal tersebut.
Kapolres meminta agar masyarakat patuh terhadap aturan lalu lintas yang ada, tak hanya selama pelaksanaan operasi simpatik digelar.
“Kami berharap adanya perubahan bagi pengguna jalan sehingga ketertiban dan kepatuhan dalam berlalu lintas dapat menjadi citra disiplin nasional,” jelas Kapolres.
Dengan demikian kata dia, angka lakalantas dapat ditekan hingga mencapai 60 persen. “Ya sampai saat ini angka lakantas memang masih cukup tinggi,” jelas Andy.
Kasatlantas Polres Bontang AKP Irawan Setyono menambahkan dalam operasi simpatik kali ini Polantas Bontang akan memusatkan operasi di sejumlah titik rawan laka lantas dan sekitar area KTL.
Ditanya mengenai bentuk pelanggaran yang masih sering terjadi, Irawan menjawab, yakni menerobos lampu merah maupun melawan arus.
“Yang melanggar akan kami sanksi sesuai aturan yang berlaku, yakni sanksi tilang,” jelas perwira berpangkat balok tiga tersebut.

