Laga Persiba Balikpapan kontra Persipura Jayapura menjadi titik krusial bagi kedua tim, mempertemukan perjuangan lepas dari zona merah dengan ambisi menembus promosi.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Duel krusial bakal tersaji di Stadion Batakan kala Persiba Balikpapan menjamu Persipura Jayapura, pada laga pekan ke-23 Pegadaian Championship 2025/2026, Sabtu (4/4/2026) malam. Tuan rumah Persiba Balikpapan wajib mengamankan tiga poin demi menjauh dari zona degradasi, sementara tim tamu Persipura Jayapura bertekad menang untuk menjaga peluang promosi ke Super League.
Hingga pekan ke-22, kedua tim berada di kutub klasemen yang berbeda. Persipura menempati posisi kedua klasemen Grup 2 dengan 43 poin, hanya terpaut tiga angka dari PSS Sleman di puncak. Sebaliknya, Persiba masih tertahan di peringkat ke-9 dengan koleksi 17 poin.
Pelatih Persiba, Leonard Tupamahu, mengakui masa persiapan anak asuhnya kurang ideal. Skuad Beruang Madu baru saja menempuh perjalanan laut selama 30 jam menggunakan kapal dari Surabaya menuju Balikpapan, pasca-laga kontra Persela Lamongan pada Minggu (29/3/2026).
"Perjalanan panjang tersebut sangat menguras energi dan membuat pemain kelelahan. Kami memanfaatkan jeda waktu yang ada untuk fokus pada pemulihan dan latihan ringan," jelas Leo dalam konferensi pers, Jumat (3/4/2026).
Meski dihantam faktor kelelahan, Leo tetap optimis. Ia meminta para pemainnya tampil berani dan tidak terbebani oleh status Persipura yang lebih diunggulkan. Ia mengingatkan kesuksesan timnya saat menumbangkan Barito Putera sebagai motivasi untuk membalikkan prediksi.
Ambisi dan Kewaspadaan Persipura
Di kubu lawan, pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan (RD), memboyong kekuatan penuh sebanyak 23 pemain ke Balikpapan. Sosok yang akrab disapa Coach RD ini menegaskan bahwa setiap laga di sisa musim merupakan laga penting.
"Pertandingan ini sangat penting bagi kami untuk menjaga peluang promosi, begitu juga bagi Persiba yang sedang berjuang lepas dari zona merah. Persaingan di Grup Timur memang sangat ketat," ungkap RD.
Meski unggul secara statistik dan selalu menang dalam dua pertemuan terakhir, RD enggan jemawa. Ia menyoroti kekalahan tim besar seperti Barito Putera di Stadion Batakan sebagai alarm bagi timnya.
"Kami tidak melihat rekor pertemuan. Kami sangat mewaspadai motivasi tinggi pemain Persiba saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Kami harus tampil disiplin untuk membawa pulang kemenangan ke Tanah Papua," tutupnya.


