EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Tabligh Akbar sebagai rangkaian semarak HUT ke-19 Kota Bontang digelar pada Sabtu 13 Oktober 2018 malam, di Stadion Arhanud Rudal 002 yang diikuti jajaran Pemkot Bontang bersama segenap elemen masyarakat.
Acara di awali dengan Salat Isya berjamaah yang dilanjutkan salat ghaib bagi korban bencana gempa yang melanda beberapa wilayah di Sulawesi Tengah lalu. Meski sempat diguyur hujan, warga tetap antusias menikmati nuansa religius yang menyelimuti area komando pembinaan dan kewilayahan TNI-AD itu.
Syair-syair terdengar akrab dinyanyikan oleh empat orang dari sebuah grup suara. Beberapa lagu islami menyambut kedatangan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni beserta jajaran, unsur Forkopimda dan berbagai lapisan masyarakat Bontang.
Semakin khidmat, lantunan ayat suci Alquran dikumandangkan oleh sembilan orang santri Baitul Quran. Nada syahdu penyejuk qalbu itu dipanjatkan kepada Allah SWT, Tuhan semesta alam.
"Genap 19 tahun, kota yang kita cintai ini. Mudah-mudahan memberi keberkahan kepada seluruh masyarakat," tutur Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mangawali sambutannya.
Wali Kota Neni menjelaskan jika sebelumnya usai dilakukan upacara di Halaman Kantor Wali Kota Bontang disusul kegiatan lainnya, kali ini giliran ceramah agama. Seperti motto Bontang sebagai Kota Taman (Tertib, Agamais, Mandiri, Aman dan Nyaman) yang menjadi komitmen bersama.
Sebagai manusia tentu tak lepas dari dosa dan nista. Allah SWT, lanjut Neni, telah menutup aib-aib dan keburukan-keburukan seseorang. Tidak ada seorang hamba yang tak mempunyai aib atau dosa. Ia berdoa agar ke depan Kota Bontang dapat lebih maju. Mampu membangun infrastruktur untuk mensejahterakan masyarakat.
"Semoga Allah SWT menjadikan kota kita Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur," ucap Neni.
Pemkot Bontang terus berkomitmen melaksanakan visi dan misi untuk mensejahterakan masyarakat guna membangun infrastuktur dengan baik.
Neni berharap, melalui ceramah agama yang dibawakan Ustaz Fikri Haykal MZ dapat memperbaharui semangat keislaman dan mampu menguatkan iman sebagai seorang muslim. Supaya menjadi orang-orang yang bertaubat, dirahmati dan disayangi oleh Allah SWT.
"Allahumma yassir walaa tu'assir, Ya Allah mudahkanlah dan jangan dipersulit. Sayangi semuanya dan berilah keberkahan," tutup Neni.
Tausiah Ustaz Fikri Haykal MZ tersebut membawakan materi diantaranya tentang Pancasila sebagai falsafah bangsa. Mengulas pasal yang bermakna Ketuhanan yang Maha Esa sebagai esensi ajaran agama. Karena Indonesia adalah negara yang beragama dan umat Islam diajarkan untuk saling toleransi dalam beragama. (adv)

