EKSPOSKALTIM, Bontang- Pemerintah Kota Bontang menggelar upacara peringatan HUT Provinsi Kalimantan Timur ke-60, dengan mengusung tema “Wujudkan Kerja Nyata Untuk Kaltim Sejahtera”. Upacara digelar di halaman Auditorium Jalan Awang Long, Bontang, Senin (9/1/2017) pagi.
Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase dan dihadiri oleh kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, Forkopimda Kota Bontang, perwakilan perusahaan, mahasiswa, dan pelajar di Kota Taman.
Dalam sambutan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak yang dibacakan Basri Rase menuturkan bahwa, peringatan HUT Provinsi Kaltim ke-60 ini merupakan momentum penting untuk introspeksi dan perencanaan ke depan menuju Kaltim yang lebih baik.
Meski selama 2016 Kaltim mengalami masa-masa sulit, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat khususnya masyarakat Kota Bontang harus optimis, Prospek perekonomian Kaltim di 2017 akan mengalami perbaikan sehingga masyarakat Kaltim yang maju dan sejahtera bisa terwujud.
“Di Tahun 2017, kita harus optimis prospek perekonomian Kaltim akan membaik dibanding Tahun 2015 dan 2016 yang sempat berkontraksi 0,85 persen. Perbaikan ekonomi diperkirakan bersumber dari kinerja ekspor luar negeri yang membaik, seiring perkiraan perbaikan harga komoditas ekspor utama Kaltim dan meningkatnya permintaan dari negara-negara mitra dagang utama atau negara kawasan ASEAN,” jelasnya.
Lanjut Basri, pertumbuhan ekonomi Kaltim pun diperkirakan akan ditopang oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga dan investasi serta pembangunan infrastruktur. Pembangunan infrastruktur di seluruh kabupaten kota akan terus dibenahi oleh pemerintah, agar terjadi pemerataan akses perhubungan dan transportasi dalam rangka memudahkan layanan masyarakat, di desa-desa, kawasan pedalaman terpencil, pulau-pula terluar hingga perbatasan.
Tantangan pembangunan Kaltim yang akan semakin berat, tidak lantas menyurutkan semangat pemerintah untuk melakukan langkah-langkah strategis dengan menggali berbagai potensi ekonomi yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Basri menekankan, mengajak seluruh komponen masyarakat agar secara aktif bersama Pemerintah dalam membangun Kaltim.
“Khususnya kepada jajaran pemerintah Bontang, Mari bekerja dengan baik secara terencana dengan target dan pencapaian yang terukur, agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ajak Basri.
Selain itu masyarakat diminta untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat. Sekaligus menghindari tindakan atau isu yang bisa mengadu domba dan menjadi ancaman disintergrasi bangsa. (hms8)

