EKSPOSKALTIM, Bontang - General Manager (GM) PT. Pelindo IV (Persero) Cabang Bontang, Syamsul Maarif mengungkapkan bahwa empat hari menjelang hari raya Idul Fitri, pelabuhan umum Loktuan tampak sesak dipadati pemudik. Hal ini disebabkan karena, hari ini merupakan hari terakhir pelayaran kapal Queen Soya tujuan pelabuhan Pare-Pare selama bulan Ramadhan 1437 Hijriah ini. Sabtu (2/6/2016)
“Peningkatan penumpang meningkat 20 kali lipat dari keberangkatan kapal pada hari-hari biasanya. Tentunya ini sudah melebihi kafasitas kapal, dan hari Ini adalah pelayaran terakhir Kapal Queen Soya menuju Pelabuhan Pare-pare,” kata Syamsul saat di temui di pelabuhan Loktuan, Jalan RE Martadinata, Loktuan, Kecamatan Bontang Utara.
Untuk menjaga keselamatan dan keamanan para pemudik, Syamsul pun mengingatkan dengan menghimbau para pemudik untuk tetap waspada dan selalu berhati-hati.
“Untuk para penumpang kapal, tetaplah berhati-hati dan selalu mengecek barang bawaannya. Melihat padatnya penumpang, tidak menuntut kemungkinan terjadi tindak kriminal seperti pencurian,” paparnya.
Sementara itu, Nuraini, warga Desa Santan yang ikut mudik dengan menggunakan jasa kapal Queen Soya ini, mengaku lebih memilih naik kapal laut dibanding pesawat.
“Kalau menurut saya sih, lebih enak naik kapal. Karena kalau naik pesawatkan harus ke Balikpapan dulu, ribet, pasti biayanya juga lebih mahal. Kalau kapal yah standar saja sih menurut saya. Dan tempatnya luas, bisa bawa barang banyak juga,” cetusnya.

