EKSPOSKALTIM, Martapura - Haul Guru Sekumpul pecah rekor. Peringatan keagamaan ini menjadi yang terbesar di Indonesia.
Lebih dari empat juta lebih jemaah hadir dalam momen 5 Rajab Haul ke-20 Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani itu, Minggu (5/1) malam.
Lebih 4,1 juta jemaah mengikuti haul yang berpusat di Musala Ar-Raudhah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan itu.
Dua putra Guru Sekumpul yakni H Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali memimpin jalannya pembacaan Maulid Habsyi hingga tahlil dan doa haul.
Syair Khobbiri yang sering dilantunkan Guru Sekumpul semasa hidupnya bergemuruh ketika kembali dibacakan oleh dua putra mahkota itu.
Suasana makin khusyuk ketika mahallulqiyam dengan syair salawat Thola'al Badru. Kemudian syair Nurul Musthofa dan doa Maulid Habsyie menjadi penutup pembacaan Maulid Habsyie.
Kemudian pembacaan Tahil dan Doa Haul serta salat Isya berjemaah, menutup rangkaian acara Haul ke-20 Abah Guru Sekumpul yang berakhir pukul 20.29 Wita.
Di sisi lain, dua putra Guru Sekumpul kembali tidak menampakkan diri. Keduanya berada di balik dinding Mihrab Musala Ar-Raudhah. Ini merupakan haul ketiga mereka tidak lagi menampakkan diri ke publik saat haul.
Haul Terbesar
Masyarakat dengan berbagai latar berkumpul di Sekumpul. Termasuk Habib Husein bin Jafar.
"Alhamdulillah selesai menghadiri Haul Abah Guru Sekumpul di Martapura, Kalimantan Selatan. Haul terbesar di Indonesia," kata pendakwah yang tengah digandrungi kawula muda itu, dia dikutip dari Instagram-nya.
Saking sesaknya jemaah, Habib Jafar hanya bisa menembus hingga sekitar 1 kilometer dari makam Guru Sekumpul. Itupun dengan jalan kaki sekitar 4 kilometer.
Habib duduk di rumah warga yang sepanjang 5 kilometer yang dibuka untuk tamu sembari disambut dengan makan, minum, jajanan, dan keramahan yang sungguh indah.
"Kami semua bergerak karena “cinta”. Cinta kepada guru Sekumpul yang mengajarkan cinta kepada Nabi Muhammad melalui Majelis Maulid Nabi," jelasnya.
"Karenanya Haul Guru Sekumpul menjadi “Lautan Cinta”. Yang datang dengan cinta, dan yang menyambut juga penuh cinta. Begitulah memang cinta, ia punya “tarikan” yang sangat kuat ke titik utama dari manusia, yaitu hati," sambungnya.
Menurutnya, ini sungguh pengalaman yang tiada terkira. Tahun depan, kata dia, sempatkanlah hadir kalau mampu. "Untuk merasakan “kehangatan”-nya," pungkasnya.
Dihadiri 4,1 Juta
Jumlah jemaah Haul Abah Guru Sekumpul terus meningkat tiap tahunnya. Di haul ke-20 ini, total 4,1 juta jemaah yang hadir.
Malam ini dihadiri 4,1 juta jemaah yang berada di Martapura dan Banjarbaru," ujar Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat kepada awak media selepas haul.
Jumlah jemaah tersebut berdasar data dari provider telepon seluler yang aktif dari Telkomsel, XL, dan Indosat dengan area
Sebelum magrib data real time dari provider sekitar 2,5 juta orang. Lalu setelah maghrib terjadi lonjakan sampai 4,1 juta orang.
"Untuk menghitung jumlah jemaah, tidak ada cara lain yang lebih mendekati akurat selain dari nomor ponsel aktif," jelas Ifan.
Kapolres tidak menampik jika jumlah jemaah melebihi data nomor seluler tersebut. Sebab masih banyak lansia dan anak-anak jemaah haul yang tidak punya handphone.
"Mungkin (jemaah) lebih dari itu. Karena tidak mendapat data statistik yang pasti kecuali dari provider," tururnya.

