EKSPOSKALTIM, Bontang - Penyimpangan akurasi water meter yang dialami dialami Aloysius Saceira warga Jalan Sawi, Kelurahan Gunung Elai, hingga mengakibatkan membengkaknya pembayaran air Aloysius mencapai 800 ribu rupiah beberapa hari lalu, kini sudah selesai ditangani Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Kota Bontang.
Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM Kota Bontang, Dani Gunawan, mengatakan kasus tersebut sudah selesai tanpa merugikan pelanggan yang bersangkutan (Aloysius). Pihaknya pun telah membuatkan berita acara pengklaiman pembayaran rekening air.
“Kami sudah menyelesaikan permasalahan ini dengan tidak merugikan pelanggan tersebut. Kami juga sudah membuatkan berita acara mengenai kasus ini,” kata Dani, saat ditemui Eksposkaltim di kantornya, Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Barat, Kamis (16/6/2016).
Lanjut Dani, setelah dilakukan peninjauan kelapangan, pihaknya menemui adanya kerusakan water meter milik PDAM. Untuk itu, pihaknya akan melakukan perbaikan, agar kejadian yang dialami Aloysius Saceira tidak terulang lagi.
“Kami juga tidak bisa secara langsung, mengawasi satu per satu permasalahan dilapangan. Nah, makanya laporan masyarakat sangat penting, sehingga kami juga bisa mengetahui apa yang terjadi dilapangan, atau keluhan terhadap pelanggan. Dan kami sudah melakukan perbaikan terkait kasus ini,” pungkasnya.
Dani menghimbau masyarakat, agar melakukan penelitian dan melaporkan kepada PDAM, jika merasa menggunakan air secara berlebihan.
“Kami sudah menyiapkan disini bagian pengaduan pelayanan, dimana tempat pelanggan melapor jika ada yang ingin dilaporkan terkait pelayanan PDAM,” tutupnya.

