Penajam, EKSPOSKALTIM – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat ekosistem layanan publik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) yang terletak di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Sebanyak 16 tenant dari berbagai sektor telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Otorita IKN. “Kerja sama ini untuk memperkuat layanan publik di IKN,” ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, dikutip Sabtu (14/6).
Tenant yang bergabung berasal dari sektor ritel, perbankan, kuliner, gaya hidup, hingga kebersihan. Beberapa di antaranya adalah Indomaret, Excelso, Che’s Coffee, Waroeng Podjok, Waroeng Nusantara, D’Penyetz & D’Cendol, restoran Tomodachi, Brad Bakeshop, dan vending machine Coca-Cola.
Sektor perbankan dan layanan keuangan juga hadir lewat ATM BRI, ATM Danamon, BNI Banking Cafe, dan Livin Lounge Bank Mandiri. Sementara untuk gaya hidup dan layanan lainnya, ada Fresh Laundry, Boss Barbershop, dan Salon Mei-Mei.
“Rumah Makan Sederhana juga sedang dibangun di sebelah Kantor Otorita,” tambah Basuki.
Ia menyebut kehadiran tenant tersebut sebagai bukti ekosistem ekonomi IKN mulai terbentuk. Keterlibatan sektor swasta dinilai menunjukkan kepercayaan terhadap masa depan IKN sebagai kota baru yang produktif.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H Sumadilaga, menambahkan bahwa pembangunan IKN tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga menciptakan kota yang layak huni dengan akses mudah terhadap layanan publik dan bisnis.
“Otorita berkomitmen menjadikan IKN bukan hanya pusat pemerintahan, tapi juga pusat ekonomi baru yang kompetitif dan berdaya saing global,” kata Danis.
Penandatanganan kerja sama dengan para tenant dilakukan pada Rabu (11/6) di Balai Kota Nusantara, bersamaan dengan kontrak tujuh paket pekerjaan fisik peningkatan jalan sepanjang 12,2 km senilai Rp3,04 triliun, serta dua paket pengawasan proyek senilai Rp24,5 miliar.

