PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

MESKI KURANG PEMBELI, PENJUALAN JERUK ORGANIK TETAP MENAKJUBKAN

Home Berita Meski Kurang Pembeli, Pen ...

MESKI KURANG PEMBELI, PENJUALAN JERUK ORGANIK TETAP MENAKJUBKAN
Foto : Ahmad Fauzi (Eksposkaltim/Slamet Riyadi)

EKSPOSKALTIM, Bontang – Meski peminat jeruk organik masih terbilang minim, namun penjualan buah yang satu ini tak bisa dianggap remeh. Dalam sehari, pedagang jeruk organik ini mampu menjual sedikitnya 60 kilogram jeruk, kendati pembeli buah ini terbilang minim.

Larisnya jeruk organik di Kota Bontang menjadi bisnis menjanjikan, walau pembelinya masih dari kalangan tertentu saja. Ahmad Fauzi, pedagang jeruk organik di Kota Bontang ini mengaku jika ia bisa mengantongi sekitar 1,5 juta perhari dari hasil penjualan jeruk organik.

“Dari jualan jeruk, Alhamdulillah penghasilannya lumayan. Memang seharian kalo diperhatikan, pembeli ya kurang dari 10 orang. Tetapi satu pembeli tidak hanya membeli 1 atau 2 kilo saja, paling banyak memborong hingga 15 kilogram sekali beli,” kata Ahmad Fauzi saat ditemui di lapak jualannya, jalan Bhayangkara, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, Minggu pagi (31/7) tadi.

Meski harga jeruk organik yang dia jual terbilang tinggi, namun ditegaskannya harga tersebut sesuai dengan kualitasnya. Dia menjamin, jeruk organik milikinya ini memiliki kandungan vitamin yang lebih tinggi dibandingkan jeruk pada umumnya, karena proses penanamannya hingga panennya tidak menggunakan cairan kimia.

“Saya menjual jeruk organik ini Rp25.000 perkilonya. Cukup mahal memang, karena kesehaatan dari jeruk ini juga terjamin. Biasanya jeruk organik seperti ini incaran ibu-ibu yang sedang mengandung, karena tidak takut ada zat kimianya,” terangnya.

Dikatakannya, jeruk yang ia jual ini jenis borneo prima. Jeruk ini tidak memiliki rasa yang terlalu manis, tetapi seimbang dengan rasa asamnya. Hanya saja, jeruk ini memiliki kandungan air yang tinggi, karena memiliki daging buah yang tebal.

“Jenis borneo prima yang paling cepat laku di Bontang, memang seleranya orang sini suka dengan jenis ini, rasa manis dan asamnya seimbang. Ada tiga jenis jeruk yang pernah saya jual, jenis borneo prima, jenis madu, dan jenis siam pontianak. Saya sempat menjual jenis madu, tapi susah untuk menjualnya karena memiliki jenis rasa yang sangat manis,” ujarnya.

Diterangkannya, jeruk organik ini tidak dapat dijual secara rutin setiap bulannya. Karena masa tanam jeruk, hanya panen dalam 1 tahun sekali. Setiap masa panen, Ahmad Fauzi mampu memesan hingga 5 kali pemesanan, yang sekali pesan mencapai 700 kilogram.

“Jeruk ini musiman, sekitar 2 bulan lagi habis stoknya, karena menyesuaikan dari perkebunannya langsung di daerah Kutai lama. Dalam masa panen, butuh waktu berbulan–bulan untuk menjual hasil panen, karena sekali panen bisa sampai berton-ton,” tandasnya


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :