PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Masih Pakai Genset, Sekolah di Mahulu Belum Ikuti UNBK

Home Berita Masih Pakai Genset, Sekol ...

Masih Pakai Genset, Sekolah di Mahulu Belum Ikuti UNBK
TERANCAM MANGRAK: Tanpa dialiri listrik dan internet, pengadaan unit komputer, seperti yang dilakukan di SMAN 1 Long Bagun tak dapat membuat Ujian Nasional Berbasis Komputer dilakukan di Mahakam Ulu. (Dok.Disdikbud)

EKSPOSKALTIM, Mahulu - Di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) belum ada satu sekolah pun yang bisa ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pasalnya, internet dan komputer yang merupakan sarana prasarana utama pelaksanaan UNBK belum dimiliki di sebagian besar sekolah yang ada di Mahulu.  

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelumnya meminta setiap kabupaten dan kota se-Indonesia untuk mengirim data sekolah yang siap mengikuti UNBK, namun Mahakam Ulu tidak dapat memenuhinya.

"Ya, kami di Mahulu ini terus terang saja bahwa sarana dan prasarana kita belum mendukung, baik komputer dan internet," kata Bungai, kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mahulu, di kantornya Jalan Apo Medo Kampung Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun, Selasa (21/3).

Bungai menyebut, ada beberapa sekolah di Mahulu yang sudah memiliki sarana penunjang seperti komputer. Yakni, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 dan 2 Long Bagun, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Long Bagun yang masing-masing memiliki sebanyak dua puluh unit komputer merk Lenovo.

Kendala lainnya yang menghambat pelaksanaan UNBK di Mahulu ialah ketersediaan listrik.

"Listriknya lagi yang tidak kuat, kita hanya menggunakan genset sehingga kadang hanya 5 unit saja yang bisa dinyalakan untuk digunakan anak sekolah praktik komputer," ujarnya.

Pihaknya sudah meminta pengadaan penunjang sarana dan prasarana penunjang UNBK tersebut kepada pemerintah. Namun dengan melihat kondisi keuangan Pemkab Mahulu yang sangat minim sehingga permintaan tersebut tak dapat diwujudkan.

"Kami sering menyampaikan bila ada pertemuan bupati, jawaban yang kami terima nanti sudah terpenuhi keuangan daerah baru disesuaikan," ungkapnya.

Menurutnya, salah satu tolak ukur penunjang kemajuan suatu kabupaten atau kota, yakni dengan kualitas pendidikan dan kesehatan.

"Jelas kita juga butuh perhatian dari pusat dan provinsi untuk upayakan setiap sekolah miliki sarana dan prasarana yang maksimal agar bisa UNBK," ujarnya.(Adv)


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :