Bontang, EKSPOSKALTIM – Tumpukan kendaraan dan penjemput siswa terjadi di simpang empat Jalan Kapten Piere Tendean, tepatnya di kawasan Bontang Kuala, Bontang Utara, Kamis (24/7). Sejumlah pengendara terpaksa antre lama untuk melintas.
“Saya sudah nunggu lama, akhirnya mutar lewat jalan tembus Adipura,” keluh Hidayah (29), salah satu warga.
Menanggapi keluhan itu, Kepala Satlantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi langsung mengerahkan tim ke lokasi. “Iya, anggota meluncur,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi EKSPOSKALTIM.
Setibanya di lokasi, personel Satlantas langsung mengatur arus kendaraan. Polisi mendapati kondisi padat merayap, terutama di depan SMP Negeri 1 Bontang.
“Kami tempatkan tiga sampai empat personel untuk mengurai kemacetan,” kata AKP Purwo.
Ia menjelaskan, kepadatan disebabkan jam pulang sekolah. Meski sudah ada rambu larangan parkir, banyak orang tua yang tetap berhenti menjemput anak di tepi jalan, mempersempit ruas dan memperparah kemacetan.
“Kemacetannya karena bubaran sekolah. Orang tua siswa menunggu di pinggir jalan, jadi arus tersendat,” jelasnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, pihak Satlantas berkomitmen rutin melakukan penjagaan di kawasan itu.
“Kami tetap lakukan pengaturan lalu lintas di sana,” tegas AKP Purwo.
Ia juga mengimbau para penjemput siswa untuk tertib dan mematuhi aturan demi kelancaran bersama.

