PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Lahan Pemkot Dibanguni Warga, Komisi III DPRD Bontang Lakukan Sidak

Home Berita Lahan Pemkot Dibanguni Wa ...

Lahan Pemkot Dibanguni Warga, Komisi III DPRD Bontang Lakukan Sidak
Sidak Komisi III DPRD Bontang di kawasan pelabuhan loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Senin (11/12).

EKSPOSKALTIM, Bontang - Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya pengunaan kembali lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemkot, Komisi III DPRD Kota Bontang inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Pelabuhan Lok Tuan, Bontang, Senin, 11 Desember 2017.

Rombongan sidak dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD, Rustam, bersama Suhut Harianto, Sulhan, Rusli, Ridwan dan Agus Suhadi. Tampak pula, Satuan Polisi Pamong Praja, perwakilan Kantor Lurah Lok Tuan, Kepala Dinas Perhubungan, Sukardi, Babinsa, hingga Polsek Bontang Utara.

19 rumah yang sudah dibebaskan Pemkot itu rencananya untuk perluasan lahan pengembangan Pelabuhan Lok Tuan menjadi pelabuhan peti kemas. Namun, masih ada aktivitas jualan di lahan milik Pemkot. Di lokasi itu, rumah yang sudah dibebaskan berdiri bangunan rumah terdiri dari sekat untuk berjualan.

“Ini lahan sudah dibebaskan oleh Pemkot. Sejatinya, sudah tidak boleh berdiri bangunan tanpa seizin pemerintah,” kata Rustam.

Politisi Golkar ini pun meminta pihak terkait untuk membongkar secara persuasif tanpa ada kecemburuan antarwarga. “Semoga masalahnya cepat selesai,” pungkas Rustam.

Baca: Hendri Pailan Beri Bantuan Alat Ibadah Kristiani di Lapas Bontang

Sementara Kepala Dishub Bontang, Sukardi mengatakan pembebasan lahan 19 rumah di area perluasan pelabuhan ini diharapkan, dapat menambah luasan serta pelayanan Pelabuhan Lok Tuan. Tak hanya untuk penumpang, juga lalu lintas barang dan peti kemas.

Malah, jika tak ada aral melintang, tahapan selanjutnya, rencana pengerukan alur dan kolam putar pelabuhan. “Mudah-mudahan 2018 disetujui, tujuannya agar kian memudahkan mobilisasi kapal di pelabuhan. Harapan lain, pengerukan bisa menambahkan pendapatan daerah,” kata Sukardi.

Pengerukan kata dia, merupakan langkah awal sebagai pembenahan untuk dapat meningkatkan pelayanan yang lebih maksimal, sebelum perluasan area dilakukan. Terpenting, yang jadi prioritas keamanan alur kapal. Musababnya, kedalaman kolam saat ini berada dikisaran 7 hingga 8 Low Water Spring (LWS) dalam kondisi air pasang. Dan mencapai 6 hinga 7 LWS saat surut.

“Dari kedalaman itu, maka perlu ada pengerukan. Material hasil pengerukan akan dibuang ke dumping area. Jika pengerukan disetujui, baru kami siapkan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) terbaru,” tambahnya.

Alasan lain lanjut Sukardi, pengerukan itu sengaja diusulkan sebagai tindak lanjut atas keluhan para kapten kapal. Salah satunya dari kapten KM Binaya yang mendesak pengerukan harus dilakukan pada dasar kolam pelabuhan. (Adv)

Tonton juga video-video menarik di bawah ini:

VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang

ekspos tv

VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim

ekspos tv

VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017

ekspos tv


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :