PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kendaraan Mogok Massal, Gubernur Kaltim Luncurkan 'Sakti'

Home Berita Kendaraan Mogok Massal, G ...

Kendaraan Mogok Massal, Gubernur Kaltim Luncurkan
Gubernur Kaltim saat mengecek langsung kadar kualitas BBM di sejumlah SPBU Samarinda. Foto: Dok.Pemprov Kaltim

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Mogok massal kendaraan di Kalimantan Timur bikin warga resah. Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud turun langsung sembari menyiapkan aplikasi pengaduan bernama ‘SAKTI’.

Gubernur langsung turun ke lapangan untuk mengecek kondisi di sejumlah SPBU di Samarinda, Sabtu (5/4). “Kami sudah cek di SPBU Karang Asam. Ada dua tangki yang menjadi sorotan, yaitu tangki Pertamax dan Pertalite,” kata Rudy dalam keterangan persnya, Minggu (6/4).

Kunjungan ini bukanlah inspeksi mendadak, kata dia, melainkan langkah tanggap sebagai bentuk kerja nyata menindaklanjuti laporan masyarakat.

Dalam pengecekan itu, tim memeriksa langsung tangki penyimpanan untuk memastikan tidak ada kontaminasi air maupun benda asing. Tak hanya itu, sampel BBM juga diambil untuk diuji lebih lanjut mengenai kemurnian dan kualitasnya.

Terkait laporan banyaknya kendaraan mogok, Rudy mengaku belum menerima data pasti mengenai jumlah kasusnya. Namun ia mengimbau masyarakat tak terburu-buru menyalahkan bahan bakar. Sebab, bisa saja ada faktor lain yang turut memenaruhi.

“Bisa saja karena kendaraan jarang diservis, oli atau filter belum diganti. Apalagi belakangan ini curah hujan tinggi dan rawan banjir. Semua itu bisa memengaruhi performa mesin,” jelasnya.

Meski begitu, Rudy memastikan bahwa berdasarkan pengecekan awal, BBM yang beredar di SPBU masih sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dari Ditjen Migas.

SAKTI Jadi Solusi Keluhan Warga

Sebagai langkah konkret, Pemprov Kaltim menyiapkan platform aduan digital bernama SAKTI yang akan segera diluncurkan. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa menyampaikan keluhan atau laporan terkait pelayanan publik, termasuk masalah BBM. Selain itu, kanal pelaporan juga disiapkan di website resmi pemerintah provinsi.

“Kami ingin masyarakat punya saluran resmi untuk menyampaikan keluhan secara cepat dan tertangani dengan baik,” kata Rudy.

Sementara itu, dari pihak penyedia BBM, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk melapor jika mengalami kendala setelah mengisi bahan bakar.

Manager Retail Sales Region Kalimantan Pertamina Patra Niaga, Addieb Arselan, menyarankan agar masyarakat menghubungi Hotline 135 dan menyertakan bukti pembelian untuk memudahkan proses penelusuran.

“Kami siap menindaklanjuti setiap laporan. Komitmen kami adalah menjaga mutu dan distribusi BBM agar aktivitas masyarakat tetap lancar,” ucap Addieb.

Sejumlah pengendara di Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda dan Balikpapan, melaporkan kendaraan mereka mengalami mogok setelah mengisi BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU. Keluhan ini mencuat dalam sepekan terakhir, dengan dugaan bahwa BBM yang digunakan tercampur air atau tidak memenuhi standar kualitas. 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :