PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kejari Sangatta Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Distanak Kutim

Home Berita Kejari Sangatta Sita Seju ...

Kejari Sangatta Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Distanak Kutim
Tim Penyidik Satuan Khusus Pemberantas Korupsi Kejari Sangatta saat memeriksa sejumlah dokumen di Kantor Distanak Kutim, Selasa (31/1). (EKSPOSKaltim/Nirwana)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Tim Penyidik Satuan Khusus Pemberantas Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta, menyita beberapa dokumen di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Timur, Selasa (31/1/2017).

Dokumen tersebut disita atas pemeriksaan kasus korupsi berjamaah di dinas ini, yang ditaksir kerugian negara mencapai Rp4 miliar melalui proyek pencetakan sawah tahun 2014, dengan terduga pelaku BJ Cs.

Kepala Kejari Sangatta Mulyadi didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Sangatta, Regie Komara menyebutkan ada 4 bundel dokumen yang berhasil diamankan di kantor Distanak Kutim ini.

"Diantaranya proposal program proyek pencetakan sawah 2014, dokumen pertanggung jawaban, laporan keuangan 2014," paparnya.

Tak hanya itu, laptop, handycam, kamera, dan 4 kantong kresek stempel kelompok tani dan 1 bundel rekening kelompok tani juga tak luput diamankan Tim Penyidik Satuan Khusus Pemberantas Korupsi tersebut .

"Barang bukti itu diamakan dari beberapa ruangan yakni Ruang Bidang Pertanian, Ruang Sarana dan Prasarana, dan Gudang arsip," bebernya.

Disebutkan, pada pemeriksaan ini masih ada satu ruangan yang sebenarnya menjadi sasaran, namun belum sempat diperiksa karena alasan tertentu.

"Ruang Kepala Dinas belum bisa dibuka karena tidak ada kuncinya, jadi untuk sementara kita segel dulu," ujarnya.

Dalam tindak lanjut kasus ini, Kejaksaan Negeri Sangatta akan berkoordinasi dengan BPKB untuk melakukan perhitungan kerugian Negara.

"Perkara ini masih kami kembangkan untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Seperti yang diketahui program ini merupakan program nasional yang menggunakan APBN 2014 dengan nilai proyek sebesar Rp11 Miliar.


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :