EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 1.084 titik panas atau hotspot di Kalimantan Timur (Kaltim) per Kamis (8/10/2026). Kabupaten Paser mendominasi temuan tersebut dengan 609 titik, disusul Kutai Kartanegara sebanyak 287 titik, dan Kutai Barat 109 titik.
Di tengah kepungan asap karhutla, kualitas udara di Balikpapan menjadi sorotan. Berdasarkan data indeks standar pencemaran udara (ISPU) KLH, kualitas udara di Balikpapan PM 2,5 sebesar 85 yang masuk kategori sedang pada Jumat (9/10/2026). Namun, data dari aplikasi IQ Air menunjukkan angka jauh berbeda, yakni 189 atau kategori tidak sehat.
Prakirawan Cuaca BMKG, Ilham Fachturoni, mengungkapkan bahwa seluruh wilayah Kaltim masih berada dalam kondisi sangat mudah terbakar selama sepekan ke depan akibat minimnya curah hujan.
"Berdasarkan data model cuaca terkini, belum terdapat potensi peningkatan curah hujan signifikan di Kaltim selama enam hari ke depan. Kondisi cuaca diprediksi dominan cerah berawan dan berawan," ujar Ilham, Jumat (9/10/2026).
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari segala bentuk aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Asap Selimuti Sejumlah Wilayah
Aktivitas karhutla yang masih berlangsung membuat paparan asap dan udara kabur menyelimuti sejumlah kabupaten/kota di Kaltim.
"Pada Jumat siang, kondisi cerah disertai asap melanda hampir seluruh wilayah Kaltim. Meski demikian, wilayah Balikpapan, Samarinda, Mahakam Ulu, dan Berau berpotensi mengalami hujan ringan pada siang hari," sebutnya.
Memasuki malam hari, cuaca Kaltim secara umum diprediksi cerah berawan hingga berawan. Namun, udara kabur akibat asap diproyeksikan masih bertahan di Mahakam Ulu, Kutai Kartanegara, dan Paser.
Potensi udara kabur dan berasap ini diperkirakan kembali berlanjut hingga Sabtu (10/10/2026) dini hari, khususnya di Kutai Barat, Kutai Timur, dan Mahakam Ulu.
Selain tiga daerah terparah, BMKG juga merinci sebaran titik panas di wilayah Kaltim lainnya, yakni Kutai Timur (59 titik), Berau (15 titik), Penajam Paser Utara (3 titik), dan Balikpapan (2 titik).


