PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kaltim Kebut Pembangunan Ratusan Koperasi Desa Merah Putih, Sudah 61 Beroperasi

Home Berita Kaltim Kebut Pembangunan ...

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan pembangunan 450 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) rampung pada Juli 2026 ini. 


Kaltim Kebut Pembangunan Ratusan Koperasi Desa Merah Putih, Sudah 61 Beroperasi
ILUSTRASI pekerja menyelesaikan proyek pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Foto: ANTARA

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan pembangunan 450 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) rampung pada Juli 2026. Sementara hingga pertengahan Mei 2026 baru 61 unit yang telah beroperasi.

Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menyebut percepatan pembangunan terus dilakukan di berbagai wilayah. Sejumlah gerai lain disebut sudah berada pada tahap penyelesaian dengan progres konstruksi mencapai 80 hingga 90 persen.

“Pemprov Kaltim menargetkan total 450 gerai KDKMP dapat rampung dan beroperasi penuh pada akhir Juli 2026 mendatang,” kata Sri Wahyuni, ditulis Senin (18/5). 

Ia menjelaskan KDKMP dirancang sebagai ekosistem ekonomi yang menghubungkan pemasok dan pembeli di tingkat desa dan kelurahan. Dalam skema tersebut, koperasi tidak hanya menjadi wadah distribusi, tetapi juga mengintegrasikan peran warga sebagai pelaku usaha lokal.

“Dengan hadirnya gerai KDKMP, diharapkan pertumbuhan ekonomi desa semakin bergerak. Nantinya ada supplier (pemasok) dan pembeli yang saling terhubung melalui koperasi ini,” ujarnya saat menghadiri peresmian gerai KDKMP Kelurahan Harapan Baru di Jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda.

Peresmian gerai tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran operasional 1.061 KDKMP secara serentak di seluruh Indonesia. Lokasi gerai di Samarinda berada di RT 001 Kecamatan Loa Janan Ilir.

Selain pengembangan fisik gerai, Pemprov Kaltim juga mulai menyiapkan sumber daya manusia pengelola. Proses rekrutmen manajer KDKMP saat ini masih berlangsung untuk ditempatkan di masing-masing unit usaha.

Sri Wahyuni menegaskan posisi manajer berbeda dengan pengurus koperasi. Pengurus disebut bertugas dalam kebijakan dan pengawasan, sementara manajer fokus pada operasional dan strategi pengembangan usaha.

Di tingkat lokal, Ketua KDKMP Cipto Mangunkusumo Samarinda, Daryono, menyebut proses pendirian koperasi telah rampung dari sisi perizinan. Saat ini, koperasi tersebut telah memiliki 202 anggota.

Untuk aktivitas usaha, gerai akan bergerak di sektor kebutuhan pokok, termasuk distribusi sembako dan tabung gas elpiji. Perum Bulog disebut telah siap menjadi pemasok bahan pangan, sementara distribusi elpiji masih menunggu tindak lanjut dari Pertamina Patra Niaga.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :