EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Pembangunan jembatan kembar Mahakam atau jembatan Mahakam IV ditargetkan dapat beroperasi pada Desember 2018 ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat Pemprov Kaltim Taufik Fauzi menyatakan salah satu proyek multiyears contract (MYC) itu sudah on progress. Kata dia, sesuai jadwal proyek jembatan Mahakam IV akan selesai pada Oktober 2018 dan masa evalusi dan uji kelaikan jembatan di bulan November.
“Dan di Desember jembatan sudah bisa diresmikan,” katanya, Jumat (19/1/2018).
Rencana peresmian tersebut, rencananya sebelum berakhirnya masa jabatan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak yang akan berakhir pada akhir tahun ini. Termasuk segala proyek MYC lainnya.
Kabid Bina Marga DPUPR Pera Kaltim Joko Setiono menjelaskan, pembangunan jembatan Kembar dibagi dalam tiga kegiatan. Yakni, Jalan pendekat sisi kota, sisi seberang, dan jembatan (bentang tengah).
Saat ini hingga awal tahun atau Januari 2018, untuk kegiatan jalan pendekat sisi Samarinda Kota progresnya sudah mencapai 62,13 persen. Sementara untuk bentang tengah progresnya mencapai 51,02 persen. Sedangkan untuk jalan pendekat sisi Samarinda Seberang progresnya sudah mencapai 42,7 persen.
Saat ini, kata dia, pengerjaan tengah fokus pada jembatan bentang tengah yang sedang dilakukan pengerjaan perakitan rangka-rangka baja untuk kemudian dipasang erection girder (pemasangan girder ke atas tumpuannya).
“Untuk pemasangan di sisi Slamarinda kota ditarget Maret. Jembatan (bentang tengah) dimulai erection girder pada April, karena harus memasang temporary pilar,” sebutnya.
Menurutnya pengerjaan perakitan rangka baja erection ini memakan waktu hingga lima bulan kedepan. Karena itu, ia memperkirakan pada Oktober 2018 mendatang jembatan selesai semua secara fungsional.
“Sehingga ada kesempatan Tim Komite Keselamatan Jembatan Kementerian PU mengecek dan mengevaluasi selama November. Setelah itu, Desember peresmian,” harapnya.
Jembatan Kembar atau Jembatan Mahakam IV di Kota Samarinda ini, dibangun untuk mengatasi permasalahan “overcapacity” kendaraan di Jembatan Mahakam saat ini. Kontruksinya panjang bentang jembatan 220 meter, lebar 16,9 meter, dan tinggi clearance vertikal sepanjang 22 meter. Dibangun melalui dana APBD Kaltim, kontrak tahun jamak pada 2012 - 2013 senilai Rp. 171 Miliar dan lanjutan pembangunan melalui kontrak tahun jamak APBD Kaltim 2015-2018 sebesar Rp.253 Milyar. (*)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: DPC Hanura Bontang Serahkan Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran di Berebas Pantai
ekspos tv
VIDEO: Sambut Tahun 2018, Kepala Adat Besar Kutai Kutim Ajak Paguyuban Tingkatkan Kebersamaan
ekspos tv
VIDEO: Awali Tahun 2018, Disporapar Bontang Tempati Gedung Baru
ekspos tv

