EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Lonjakan kasus positif Covid-19 menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang. Dari data (23/12/2020) hari ini, terjadi 26 penambahan terkonfirmasi penyakit berbahaya tersebut. Dari tambahan itu total kasus yang aktif 248.
Tak heran upaya pencegahan terus digaungkan Kota Taman. Terbaru, Pemkot melalui Kecamatan Bontang Selatan membagikan 6000 masker menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Rabu 23/12/2020) pagi. Pembagian itu dilakukan di Kelurahan Tanjung Laut untuk setiap pengendara yang melintas.
Baca juga : Selama 2020, BNNK Bontang Amankan Narkotika Senilai Rp 250 Juta
Wakil Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, pentingnya memerangi Covid-19 yang mewabah saat ini dengan menerapkan protocol kesehatan yang berlaku. Protokol itu, kata dia, 3 M plus 1 T. Menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan tidak berkerumun. Bahkan dia mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memberikan contoh kepada masyarakat terkait protocol tersebut.
“Protokol kesehatan harus menjadi kebiasan. Apalagi kita sebagai salah satu contoh dari masyarakat," terangnya.
Mantan Anggota DPRD Bontang itu mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu mematuhi semua peraturan tentang pencegahan penyakit berbahaya tersebut.
“Mari kita sama-sama menjaga diri untuk terhindar dari Covid-19,” sebutnya.
Baca juga : Jelang Natal, Harga Cabai Rawit dan Telur Ayam di Bontang Meroket
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bontang Selatan, Usman menambahkan, pihaknya tak hanya mebagikan masker di sejumlah pengguna jalan. Tetapi di seluruh tempat peribadatan di Kota Bontang seperti masjid dan gereja, serta fasilitas umum.
"Semuanya kita bagikan. Dan ini komitmen pemkot dalam pencegahan Covid-19,” imbuhnya.
Dalam pembagian itu, melibatkan seluruh Kelurahan yang ada di wilayah Bontang selatan, Polres Bontang dan Kodim 0908/BTG.

