PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Jaringan Internet 3G Ditarget sebagai Hadiah Paskah

Home Berita Jaringan Internet 3g Dita ...

Jaringan Internet 3G Ditarget sebagai Hadiah Paskah
Kabupaten termuda di Kaltim, Mahakam Ulu sebentar lagi kemungkinan besar akan lepas dari krisis jaringan internet. (dok)

EKSPOSKALTIM, Mahulu - Pembangunan jaringan komunikasi dan 3G di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) akan dikebut sebagai hadiah pada perayaan Hari Paskah pada 14 April mendatang. 

Karena, janji pemerintah untuk menghadirkan internet sebagai kado natal medio akhir tahun lalu urung terealisasi. Alhasil Internet yang saat ini menjadi kebutuhan hampir seluruh lapisan masyarakat tak kunjung dapat dinikmati masyarakat.

"Ya ini memang tantangan bagi kami untuk dapat mengejar target itu, malu rasanya jika tak bisa terkejar karena sudah sekian lama internet disini belum dapat dirasakan," kata Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Mahulu Florensius Darin.  

Musababnya, berdasarkan data Diskominfostaper, empat buah tower milik pemerintah belum dapat difungsikan. 4 tower baru terbangun sebelumnya terhambat karena proses pembebasan lahan milik masyarakat baru selesai sejak 2016 lalu. 

Usai melakukan pembebasan pihaknya pun menggandeng PT Telkomsel Samarinda. Mengenai jaringan seluler yang hilang-timbul sejak pukul 17.00 sore, penyebabnya kata Darin dikarenakan 20 unit baterai cadangan di Tower Ujoh Bilang hangus terbakar pada 2013 lalu.

Kebakaran diduga akibat faktor usia tower milik swasta itu yang terbangun sejak 2009 silam. "Karena terbakar maksimal jadi hanya bisa hidup selama 8 jam saja per hari. Informasi yang kami terima satu-dua bulan kedepan baterai cadangan akan segera tiba," katanya.

Adapun jaringan yang dinikmati saat ini baru sebatas 2G. Akibatnya, bukan hanya internet yang mengalami kendala, jaringan seluler pun juga belum sepenuhnya lancar.

Ditanya upaya apa yang dilakukan pihak Diskominfostaper, sebelumnya mempararel jaringan dari Kutai Barat. Mulai dari kawasan Aco-Sirau-Datang Bilang-Long Hubung-Laham-Memahak Besar-Long Melaham-Ujoh Bilang-Long Bangun sudah terbangun masing-masing tower.

Mengenai sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pembangunan jaringan, kata Darin, meliputi 3 mesin generator, perangkat aksesoris, dan aktivasi. Kata Darin, proses aktivasi dilakukan sejak dua bulan belakangan ini dan menemui beragam kendala.

Kendala terbesar ialah pengangkutan material. Karena cuaca belakangan waktu yang terus hujan membuat pasokan material lapangan terhambat. Ia juga menambahkan, sejak dua pekan belakangan tim di lapangan lembur untuk memenuhi target tersebut. "Jika tidak ada halangan satu dua pekan ini masalah jaringan di Mahulu akan segera dapat teratasi," katanya. 

Karena menjadi salah satu prioritas, terkait pembangunan jaringan sendiri Pemkab menganggarkan Rp 1,5 miliar. Rinciannya, Rp 900 juta untuk kelompok aktivasi, dan Rp 600 juta untuk pembangunan 4 buah tower. 

Darin menambahkan sebelumnya, pembangunan jaringan 3G menjadi lama karena terhambat keberadaan sebuah pohon tertinggi di kawasan Aco. "Solusi yang kami tawarkan kepada pemilik mensubsidi biaya pemotongan pohon tersebut," tambah Darin.

Padahal, ketinggian reviter atau tower mini sendiri hanya berkisar 30 meter. "Dicoba powernya lemah karena keberadaan generator juga masih minim."

Setelah tiga kali mencoba menaikan volume listrik ternyata membuat bandwidth lemah. Selain itu kecepatan megabit perlu dinaikan. "Kami lagi ujicoba terus sampai semuanya sinkron,"

Sekedar diketahui saat ini terdapat sedikitnya sembilan menara komunikasi di sepanjang dataran Mahulu. Tiga menara dengan tinggi berkisar 102 meter berstatus milik Pemkab, sementara 6 lainnya berstatus milik swasta dengan tinggi berkisar 75 meter.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :