PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Jalan Nasional Kutai Barat Babak Belur, BBPJN Gas Perbaikan Multiyears

Home Berita Jalan Nasional Kutai Bara ...

Kerusakan parah jalan nasional penghubung Kutai Barat menuju Mahakam Ulu kian menekan kehidupan masyarakat pedalaman, dari terganggunya distribusi logistik hingga melonjaknya biaya hidup.


Jalan Nasional Kutai Barat Babak Belur, BBPJN Gas Perbaikan Multiyears
Pemerintah provinsi Kalimantan Timur mengeluhkan kondisi jalan nasional khususnya sepanjang Samarinda hingga Kutai Barat. Foto: Dok.Pemprov Kaltim

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur memastikan penanganan jalan nasional di Kabupaten Kutai Barat, khususnya ruas strategis menuju Mahakam Ulu, segera dilaksanakan melalui skema kontrak multiyears.

Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengatakan kontrak pekerjaan telah ditandatangani pada 17 Desember 2025. Saat ini, pelaksana proyek tengah memasuki tahap persiapan lapangan, termasuk mobilisasi alat berat, material, serta sumber daya pendukung lainnya.

“Ruas jalan nasional di Kabupaten Kutai Barat ini menjadi prioritas kami untuk segera ditangani,” ujar Yudi kepada Ekspos Kaltim, Minggu (11/1).

Penanganan jalan tersebut masuk dalam Paket Preservasi Jalan Ruas Simpang Blusuh–Simpang 3 Damai–Barong Tongkok–Mentiwan (Sendawar) dengan skema pendanaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025–2027.

Menurut Yudi, upaya perbaikan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). BBPJN juga berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk menangani sejumlah titik kerusakan yang belum terakomodasi dalam anggaran pusat.

“Kami berkolaborasi dengan Pemkab Kutai Barat melalui APBD untuk penanganan ruas-ruas yang tidak tertangani oleh APBN. Ini sudah menjadi kesepakatan bersama,” katanya.

Selain dukungan anggaran, BBPJN menekankan pentingnya peran semua pihak dalam menjaga keberlanjutan jalan nasional, terutama dengan menghentikan praktik kendaraan ODOL yang dinilai menjadi salah satu penyebab utama cepatnya kerusakan jalan.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat. Yang tidak kalah penting, kami berharap pengguna jalan menghentikan praktik ODOL karena dampaknya sangat besar terhadap kerusakan jalan,” tegas Yudi.

BBPJN berharap, dengan perbaikan bertahap dan dukungan lintas pihak, akses transportasi serta distribusi logistik menuju Mahakam Ulu dapat kembali lancar, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :