PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kaltim Utara–Barat Berpeluang 80 Persen Diguyur Hujan

Home Berita Kaltim Utara–barat ...

Kaltim Utara–Barat Berpeluang 80 Persen Diguyur Hujan
Ilustrasi: Banjir di Jalan DI Panjaitan Samarinda, saat terjadi hujan di kawasan tersebut (ANTARA/ M Ghofar)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan kategori sedang dengan peluang hingga 80 persen di sejumlah wilayah Kalimantan Timur bagian utara hingga barat selama Dasarian II Januari 2026. Kondisi ini dinilai berisiko memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir hingga tanah longsor.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto BMKG Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan peluang terjadinya hujan pada periode tersebut mencapai lebih dari 80 persen. “Untuk itu kami mengajak masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seiring masih adanya peluang hujan selama dasarian ini,” ujar Riza di Samarinda, Minggu (12/1), dikutip dari antara.

Menurutnya, bencana hidrometeorologi yang berpotensi terjadi meliputi banjir, luapan sungai, jalan licin, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Risiko tersebut meningkat karena hujan diprakirakan dapat disertai angin kencang dan petir.

Wilayah Kaltim bagian utara hingga barat yang masuk dalam zona kewaspadaan tersebut meliputi Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kota Bontang, Kabupaten Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Kartanegara bagian barat, serta sebagian wilayah Kutai Timur bagian barat.

Berdasarkan prakiraan curah hujan Dasarian II, wilayah Kaltim bagian timur hingga selatan diperkirakan mengalami curah hujan kategori rendah berkisar 0–50 milimeter (mm) dengan peluang hujan lebih dari 70 persen.

“Sementara untuk wilayah Kaltim bagian utara hingga barat diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah antara 50 hingga 150 mm dengan peluang hujan lebih dari 80 persen,” jelasnya.

Prakiraan deterministik curah hujan Dasarian II Januari 2026 menunjukkan sebagian besar wilayah Kaltim diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah, yakni antara 20–150 mm.

Adapun prakiraan deterministik sifat hujan pada periode yang sama menunjukkan wilayah Kaltim umumnya berada pada kategori normal antara 85–115 persen dan bawah normal antara 50–84 persen. Namun, sebagian kecil wilayah di Kutai Timur bagian barat diprediksi mengalami sifat hujan kategori atas normal, yakni 116–150 persen.

Selain itu, BMKG juga memantau kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian I Januari 2026. Meski secara umum Kaltim mengalami hujan, sejumlah wilayah tercatat mengalami HTH kategori sangat pendek hingga pendek.

“HTH berkisar antara 1–5 hari hingga 6–10 hari. HTH terpanjang tercatat di Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, dengan durasi enam hari,” kata Riza.

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem selama periode tersebut.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :