EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Wilayah Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, diguncang gempa bumi tektonik pada Jumat (28/8) pukul 18.38 WIB atau 19.38 WITA.
Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 2,8.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan, Andi Azhar Rusdin, menjelaskan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3,81° LU dan 116,28° BT. Tepatnya, lokasi gempa berpusat di darat pada jarak 86 kilometer arah utara Malinau, Kaltara, dengan kedalaman dangkal 3 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut," ujar Andi dalam keterangan resminya, Jumat (28/8) malam.
Dampak guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan oleh masyarakat di kawasan Krayan dengan skala intensitas II-III MMI. Skala ini menggambarkan getaran dirasakan nyata di dalam rumah, dengan sensasi seakan-akan ada truk berat yang sedang berlalu.
Meski sempat mengejutkan warga setempat, BMKG memastikan hingga saat ini belum menerima adanya laporan dampak kerusakan fisik maupun bangunan yang ditimbulkan akibat guncangan tersebut.
Selain itu, hasil pemantauan sistem BMKG hingga pukul 19.18 WIB juga menunjukkan belum ada tanda-tanda kemunculan aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
BMKG mengimbau masyarakat di Kabupaten Nunukan dan sekitarnya agar tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi terverifikasi BMKG.


