EKSPOSKALTIM, Bontang- Usulan pengadaan computer yang diajukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bontang, Kalimantan Timur pada tahun 2015 kemungkinan tak membuahkan hasil. Pasalnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) telah mencoret usulan tersebut.
Kasi Kurikulum, Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang, Badi menerangkan bahwa di tahun 2015 lalu pihaknya mengajukan anggaran tersebut lewat APBD perubahan.
“Kami sudah usulkan di APBD perubahan kemarin,akan tetapi dicoret oleh DPRD. Jadi terpaksa sekarang di 9 sekolah kami memakai dana internal,”terangnya.
Dia menerangkan, tujuan pengadaan komputer tersebut tak lain untuk meringankan beban sekolah dalam melaksanakan UNBK. Karena untuk bisa berjalan, sekolah harus memiliki komputer dan jaringan internet.
Selain itu, tentu saja sekolah harus memiliki cadangan pembangkit listrik untuk mengantisipasi pemadaman listrik oleh PLN Bontang."UNBK kan mengacu pada Surat Edaran Provinsi. pelaksana UNBK harus siap, dan sukarela tanpa paksaan. Dengan ketentuan, siap sarana dan prasarana serta memiliki SDM," urainya.
Lanjut dia, sebanyak 17 sekolah SLTA belum semua siap secara sarana dan prasarana. Tak ayal,hal ini akan menjadi beban berat. Dengan begitu, pemerintah kota harus hadir memfasilitasi kebijakan itu.
"Kalau hal itu akan diterapkan berarti pemkot harus menyiapkan Fasilitas. Dan Disdik menunggu persetujuan dari DPRD terkait usulan itu." pungkasnya.(*)

