EKSPOSKALTIM, Bontang – Setelah menjalani ritual libur Idul Fitri, kini aktivitas kembali berlangsung rutin seperti hari biasanya. Begitu juga para pemudik yang kini mulai berdatangan kembali ke tanah perantauan, dimana ribuan pemudik akan padati pelabuhan pada puncak arus balik nantinya.
Kepala Dishubkominfo Kota Bontang, Akhmad Suharto, mengatakan sesuai data dari pantauan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bontang, bahwa puncak arus balik akan terjadi pada H+8, Kamis (14/7/2016) mendatang.
“Prediksi puncak arus balik dari angkutan laut akan terjadi hari Kamis, dikarenakan itulah hari terakhir masa libur dan harus kembali untuk beraktivitas, mulai dari pegawai di Pemerintahan, Perusahaan, dan instansi lainnya,” kata Akhmad Suharto, saat ditemui disela-sela sidak tim dua Pemkot Bontang di kantornya, Jalan Moch Roem, Bontang Lestari, Bontang Selatan, Senin (11/7/2016).
Baca Juga : Berlayar Pasca Lebaran, Penumpang Kapal Prince Soya Membludak
Dia menambahkan, berdasarkan data statistik penumpang pada tahun ini, puncak arus balik akan melonjak hingga diprediksi mencapai sebanyak 2 ribu orang, jauh dari angka pada saat puncak arus mudik yang hanya 1.630. Hal ini dapat terjadi, dikarenakan akumulasi total penumpang yang tergabung mulai dari bulan Juni lalu hingga H-4 lebaran kemarin (2/7/2016).
“Jelas mengalami peningkatan yang signifikan, dengan arus balik rute Bontang menuju Pare-pare. Pada 2 Juli lalu berjumlah 1.615, sedangkan di bulan Juni lalu mencapai 1.600. Tidak hanya itu saja, ditambah para pendatang baru dari Sulawesi. Jadi kami prediksi, mencapai 2 ribuan,” jelasnya.
Kendati diprediksi puncak arus balik nantinya akan mengalami lonjakan penumpang yang signifikan, namun diakuinya bahwa pihaknya tidak akan menyediakan kapal tambahan. Karena, dia menilai jumlah kapal yang ada mampu mengakomodir seluruh penumpang dalam jumlah 2 ribuan.
“Kapal Queen Soya ini masih sanggup untuk mengakomodir penumpang. Walaupun jumlahnya mencapai 2 ribuan, saya pastikan tidak ada penambahan kapal,” tutupnya (*)

