PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Diduga Mengalami Gangguan Jiwa, Kosim Membabi Buta Bacok Tukang Ojek

Home Berita Diduga Mengalami Gangguan ...

Diduga Mengalami Gangguan Jiwa, Kosim Membabi Buta Bacok Tukang Ojek
Karyadi saat dirawat intensif di RS PKT. (ist)

EKSPOSKALTIM, Bontang- Diduga mengalami gangguan jiwa, Kosim (58) mengamuk di pangkalan ojek di Jalan Manggis (BTN PKT), Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Kalimantan Timur, pukul 08.45 Wita, Minggu (9/4) pagi.

Warga Kelurahan Belimbing, Bontang Barat itu membabi buta membacok salah satu tukang ojek yang diketahui bernama Karyadi (54), warga Jalan RE Martadinata Gang Merpati RT 31, Kelurahan Lhoktuan, Bontang Utara.

Korban pun mengalami luka serius pada bagian wajah.  Sabetan parang pelaku membuat luka robek dari mulut bagian atas sampai telinga korban. Bagian dada dan kepala korban juga tak luput dari serangan pelaku.

Anak kedua korban, Lilis mengatakan tidak mengetahui alasan bapaknya diserang oleh pelaku. Namun dugaan sementara, pelaku melakukan spontan akibat penyakit yang dideritanya.

“Saya dan keluarga belum tahu jelas motif di balik pembacokan bapak saya. Sementara, info yang saya dengar dia dibacok karena mencoba melerai pelaku yang mengejar istrinya menggunakan parang saat melintas di pangkalan ojek,” ujarnya.

“Ada juga warga yang mengatakan bapak saya duduk di stan ojek saat menunggu penumpang, lalau tiba-tiba pelaku datang dan membacok bapak saya,” tambahnya.

Selain itu, Ratna, adik Lilis, mengatakan saat ini sang bapak tengah ditangani pihak medis di Rumah Sakit Pupuk Kaltim (RS PKT) dengan kondisi kritis.

“Saat ini bapak masih dalam kondisi kritis, tadi juga sempat kekurangan darah namun sudah bisa diatasi menggunakan 2 kantor darah itupun didapat dari pendonor,” cerita Ratna tak kuasa menahan tangis.

Sekadar diketahui, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus ini. Saat ini pelaku tengah ditangani pihak kepolisian Polres Bontang guna melakukan penyelidik dan pengembangan terkait kasus ini. 


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%10%0%73%0%19%
Sebelumnya :
Berikutnya :