EKSPOSKALTIM, Bontang - Keberadaan Gelandangan dan pengemis (Gepeng) secara bebas di suatu daerah dianggap dapat menciptakan gangguan Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kambtibmas).
Dari itu, Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-P3M) berencana menjadikan Kota Bontang sebagai “Kota Bebas Gepeng”.
Kepala Seksi (Kasi) Penanganan Fakir Miskin Dinsos-P3M Kota Bontang mengungkapkan aktivitas mengemis ataupun mengamen kerap dilaporkan masyarakat menimbulkan gangguan Kamtibmas.
Bahkan, ia menilai kegiatan mengemis dan sejenisnya dianggap bukanlah contoh yang baik. Sebab, mengemis dan lainnya bukanlah cara yang tepat dalam bertahan hidup.
Baca: Cuaca Buruk, Pasokan Ikan di Bontang Tetap Aman
“Ada banyak cara untuk bisa hidup, tanpa harus mengemis ataupun mengamen. Apalagi, yang sering terjadi, kegiatan itu sampai mengganggu ketenangan masyarakat Bontang,” jelasnya, Senin (04/12).
Melalui laporan-laporan yang diterimanya itu, Dinsos-P3M Bontang serius dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
“Setiap ada laporan Gepeng dari masyarakat, kita akan tindak lanjuti melalui Satpol PP untuk diantar ke Dinas Sosial untuk dilakukan indentifikasi,” bebernya.
Ia menerangkan, tidak sedikit data dari para pelaku Gepeng yang telah diindentifikasi berasal dari luar daerah. Bahkan, hanya segelintir orang saja yang beridentitas Kota Bontang.
Baca: Tekan Angka Kematian Ibu Hamil dan Bayi, Belimbing Galakkan Program GSI
“Ketika pelakunya berasal dari luar daerah atau kategori orang terlantar, akan kita lakukan pemulangan,” imbuhnya.
Sedangkan, lanjut dia, jika pelaku Gepeng memiliki identitas Bontang akan dilakukan pendataan. Bahkan, akan ada pembinaan khusus yang diberikan pemerintah, melalui Dinas Sosial Bontang.
Tahapannya, Pemkot akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi untuk menanyakan lowongan pelatihan. Jika ada, maka Gepeng yang telah terdata, akan dikirim untuk dibekali keterampilan sebagai bekal hidup lebih baik setelah kembali ke Bontang.
“Jadi ketika pulang ke Bontang, mereka tidak jadi gelandangan atau ngemis lagi. Ini juga upaya mengurangi angka kemiskinan di Kota Bontang,” kuncinya. (Adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

