EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Sebagai bentuk pengawasan dan pencegahan penularan Corona Virus Disease (Covid-19), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang memantau proses penyampaian informasi sekolah (PIS) terhadap murid dan siswa baru.
PIS merupakan pengganti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Berdasarkan perintah dari pusat, kegiatan tersebut digelar secara serentak di seluruh sekolah di Bontang dari 9-11 Juli 2020.
Baca juga: Masa Transisi, Disdikbud Bontang Tak Mau Gegabah
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang Saparuddin mengatakan, sejak Kamis 9 Juli 2020 lalu, pihaknya berjaga di seluruh sekolah di Bontang. Mengingat MPLS ditiadakan, sehingga pihaknya memantau proses pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami ada di setiap sekolah. Ada yang Jumat (10/7) selesai, dan ada juga Sabtu (11/7) hari ini. Bahkan ada yang memulai hari Senin (13/7) mendatang,” katanya saat dihubungi, Sabtu (11/7/2020).
Penyampaian informasi sekolah kepada siswa dan murid diseragamkan di seluruh sekolah. Pun durasi pelaksanaan setiap harinya hanya dua jam saja. Siswa baru tetap diwajibkan datang ke sekolah, dan tiap rombongan belajar (rombel) dibagi menjadi dua.
”Setiap shifnya hanya dua jam saja. Setelah itu mereka pulangan,” terangnya.
Baca juga: Salurkan BLT dan BPNT Tahap Tiga, Kelurahan Api-Api Akui Jumlah Penerima Berkurang
Saparuddin menyampaikan, selama melakukan pemantauan, pihaknya terus mengingatkan terkait penerapan protocol kesehatan yang dilakukan setiap sekolah saat penyampaian informasi.
Mulai dari larangan bersalaman, harus menyiapkan tempat cuci tangan, wajib menggunakan masker baik petugas maupun orang tua siswa, serta mengatur jarak kursi hingga 1 meter.
“Demi keamanan bersama, diwajibkan untuk setiap sekolah tetap patuhi protocol kesehatan. Sehingga terhindar dari penyakit mematikan tersebut,” imbaunya. (adv)

