PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bukan Jepang, Ini Balikpapan: Tabebuya Mekar Penuh di Sejumlah Jalan

Home Berita Bukan Jepang, Ini Balikpa ...

Bunga tabebuya yang bermekaran penuh di sejumlah ruas jalan Balikpapan membuat warga berdatangan sejak pagi, berburu momen sebelum kelopaknya berguguran.


Bukan Jepang, Ini Balikpapan: Tabebuya Mekar Penuh di Sejumlah Jalan
Warga berfoto di bawah pohon tabebuya yang tengah bermekaran di Jalan Mayjend Sutoyo, kawasan Gunung Malang, Balikpapan Tengah, Selasa (29/9/2026). Foto: Ekspos/Erik

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Bunga tabebuya di sejumlah ruas jalan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tengah bermekaran penuh. Fenomena langka ini menarik perhatian warga yang berbondong-bondong berburu foto, salah satunya di Jalan Mayjend Sutoyo, kawasan Gunung Malang, Balikpapan Tengah, tepatnya di samping SPBU Gunung Malang.

Warga rela datang sejak pagi hari untuk mengabadikan momen yang mereka sebut bak musim semi di Jepang. April Riani, warga Balikpapan Utara, sengaja datang bersama rekannya, Sriwin, setelah melihat unggahan bunga tabebuya yang viral di media sosial TikTok.

"Senang aja ngelihat bertaburan bunga karena jarang-jarang kan, belum tentu setiap hari ada. Karena momen langka, jadi kita nikmati momen seperti ini," ujar April, Selasa (29/9/2026) pagi.

April sempat khawatir tak kebagian momen lantaran kelopak bunga tabebuya di beberapa pohon mulai berguguran.

"Melihat di medsos sudah banyak yang gugur. Kemarin sempat cek di Gunung Sari (Jalan Jenderal A Yani) ternyata sudah banyak yang gugur, jadi kami langsung cepat-cepatan datang ke sini sebelum habis," ungkapnya.

Meski guguran kelopak bunga sempat berserakan di tepi jalan, April mengapresiasi kebersihan Kota Balikpapan yang tetap terjaga. Ia pun berharap Pemerintah Kota Balikpapan dapat memperluas penanaman pohon tabebuya di jalur-jalur protokol lainnya, seperti di kawasan Balikpapan Baru atau wilayah dekat tempat tinggalnya.

"Bisa banget kalau diperluas, penginnya sih daerah Balikpapan Baru karena view-nya bagus banget vibes-nya," kata April.

Mekar Sempurna Saat Musim Kemarau

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan bahwa penanaman tabebuya sudah dilakukan sejak empat hingga lima tahun lalu sebagai alternatif tanaman peneduh yang memiliki nilai estetika tinggi.

Sudirman menyebut, karakteristik pohon tabebuya justru sangat cocok dengan iklim Kota Balikpapan saat ini. Musim panas atau kemarau tidak menghambat pertumbuhannya, melainkan memicu bunga mekar secara sempurna.

Melihat antusiasme masyarakat, DLH Balikpapan berencana memperluas area penanaman tabebuya ke sejumlah titik baru, seperti di kawasan Jalan Mukmin Faisyal serta beberapa taman besar kota.

"Pohon-pohon yang sudah tua dan mati, seperti asam kuranji, kita kurangi dan diganti dengan tabebuya. Penanaman baru akan terus kita sebar sesuai ketersediaan lahan," jelas Sudirman.

Saat ini, sebaran pohon tabebuya dapat dijumpai di kawasan Gunung Malang, Gunung Sari, Jalan Jenderal Sudirman, hingga sepanjang jalur Kilometer 13.

Antisipasi Cuaca Ekstrem Jelang Musim Hujan

Di sisi lain, DLH Balikpapan juga melakukan perawatan rutin dan pemangkasan pohon tua di sepanjang jalur protokol utama. Langkah ini sebagai antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem dan angin kencang yang diprediksi terjadi pada akhir November atau Desember mendatang.

Dua tim diterjunkan untuk menyisir kawasan utara hingga timur Kota Balikpapan, mulai dari Teritip menuju pusat kota, serta perbatasan Kutai Kartanegara (Kukar). Selanjutnya, penyisiran akan difokuskan ke kawasan vital Pelabuhan Semayang.

"Tugas utama kami pada Senin sampai Jumat adalah merawat dan memangkas pohon-pohon di jalur protokol utama. Sementara untuk permintaan bantuan pemangkasan pohon di area permukiman warga, kami jadwalkan khusus pada Sabtu dan Minggu," kata Sudirman.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :