Dua gol Patrick Cruz membawa Kendal Tornado FC menang 3-0 atas Persiba Balikpapan, membuat posisi tim tamu semakin tertekan di papan bawah klasemen.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Persiba Balikpapan harus menelan pil pahit setelah ditaklukkan Kendal Tornado FC dengan skor telak 0-3 dalam laga pekan ke-24 Pegadaian Championship di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (12/4/2026) malam. Kekalahan ini membuat posisi skuat Beruang Madu kian sulit di papan bawah klasemen Grup 2.
Tiga gol kemenangan tuan rumah diborong oleh Patrick Cruz pada menit ke-45 dan ke-72, serta satu gol tambahan dari Muhammad Ragil pada menit ke-52. Hasil ini memaksa Persiba tertahan di peringkat ke-9 dengan koleksi 17 poin, terpaut tiga angka dari PSIS Semarang di posisi ke-8.
Sedangkan bagi tuan rumah, kemenangan ini kian memantapkan posisi mereka di papan atas klasemen. Hingga pekan ke-24, Laskar Badai Pantura sudah mengumpulkan 44 poin dan duduk di peringkat ke-4 klasemen. Peluang promosi masih terbuka dengan syarat Kendal mampu menyapu bersih tiga laga sisa musim ini.
Hilang Fokus di Momen Krusial
Asisten Pelatih Persiba, Gunawan Dwi Cahyo, mengaku kecewa dengan performa anak asuhnya yang kehilangan fokus pada momen-momen krusial. Ia menyoroti buruknya antisipasi skuatnya dalam menghadapi situasi bola mati dan renggangnya jarak antarpemain.
"Kami melihat masih banyak yang harus dievaluasi. Gol-gol yang terjadi seharusnya bisa diantisipasi. Terutama situasi free kick dan jarak antarpemain yang terlalu renggang, sehingga memudahkan lawan menciptakan peluang," ujar Gunawan usai pertandingan.
Meski langkah tim semakin berat untuk keluar dari zona playoff degradasi, Gunawan tetap optimistis menghadapi tiga pertandingan tersisa. Ia menegaskan akan segera melakukan pembenahan total terhadap kesalahan-kesalahan teknis agar tim lebih siap di laga berikutnya.
"Kami tetap optimistis karena semua peluang masih terbuka. Fokus kami adalah pada tim sendiri, bagaimana memaksimalkan sisa laga. Kerja keras di setiap pertandingan adalah kunci jika ingin bertahan dan bersaing," tambahnya.
Senada dengan pelatih, pemain Persiba, Lorensius Sabda, mengungkapkan kekecewaannya namun bertekad untuk segera bangkit. "Kami sangat kecewa, tapi kami harus segera fokus pada pertandingan selanjutnya. Masih ada kesempatan, dan kami akan memberikan yang terbaik untuk tim," tegasnya.
Tiga Laga Krusial di Depan Mata
Persiba kini dituntut menyapu bersih poin di sisa kompetisi guna menghindari ancaman degradasi, mengingat persaingan di Grup 2 semakin ketat menjelang akhir musim.
Jika melihat perolehan poin hingga pekan ke-24, Persiba masih berpeluang bertahan di Pegadaian Championship musim depan. Syaratnya, Persiba mampu menyapu bersih kemenangan di tiga laga sisa, sambil berharap PSIS terpeleset.
Pada laga selanjutnya, Persiba dijadwalkan away ke Stadion 17 Mei melawan tuan rumah PS Barito Putera (18/4/2026), sebelum kembali bermain di Stadion Batakan saat menjamu PSS Sleman (26/4/2026), dan away ke markas Deltras FC pada 2 Mei 2026 pada pekan terakhir Pegadaian Championship.



