PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bontang Dikepung Banjir

Home Berita Bontang Dikepung Banjir

Bontang Dikepung Banjir
Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Bontang, membuat pemukiman warga di Jalan Surabaya I, Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat, terendam banjir, Senin (20/11/2017)

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Tak selamanya hujan membawa berkah. Di Bontang, hujan yang terjadi sejak Minggu (19/11/2017) malam hingga Senin (20/11) sore, melumpuhkan hampir seluruh jalan-jalan di Kota Taman.

Di simpang empat lampu merah Jalan Imam Bonjo misalnya. Pantauan Ekspos Kaltim, jalan tersebut di tutup pada malam hari. Sebab, di kawasan simpangan tersebut tergenang air setinggi lutut kaki orang dewasa. Lampu-lampu yang menghiasi jalan disitu juga tidak menyala.

Bukan hanya itu, hujan juga melumpuhkan aktivitas warga. Perumahan di Jalan Surabaya I, Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat, terendam banjir. Tingginya berkisar 1 hingga 1,5 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani mengatakan, pihaknya mencatat sedikitnya ada enam kelurahan di Kota Taman terendam banjir parah. Yaitu Kelurahan Telihan, Kanaan, Satimpo, Gunung Elai, Api-api, dan Bontang Baru.

Dia menduga, sungai di kawasan Simpang Sangatta yang meluap pada Senin pagi, menjadi penyebab terjadinya banjir di Bontang. “Ini merupakan banjir kiriman,” katanya kepada Ekspos Kaltim saat memantau kondisi banjir di perumahan Jalan Surabaya I, Gunung Telihan, kemarin (20/11) sore.

Untuk mengkondusifkan Bontang, pihaknya menerjunkan 43 personil BPBD. Personil tersebut disebar di titik-titik banjir di Bontang. “Untuk sementara kantor kami tutup. Semua turun kelapangan,” tambahnya.

Namun BPBD Bontang tidak sendiri. Dia membeberkan, TNI, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), Satpol PP, Sentra Komunikasi (Senkom), polisi, serta warga Bontang, juga turut membantu menetralisirkan Bontang dari banjir dan genangan hujan.

Yani menuturkan, pihaknya telah membangun posko bagi warga yang ingin dievakuasi. Namun, warga enggan dipindahkan ke posko penampuang. “Warga masih bertahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menungkapkan, selain merendam pemukiman warga dan melumpuhkan jalan-jalan, banjir juga membuat aktivitas pendidikan terhenti.

SDN 010, SMP 4, dan SMK Nusantara Mandiri, di Bontang Utara, kata Yani, dihentikan secara terpaksa. “Begitu mengetahui banjir, kami segera koordinasikan dengan pihak-pihak sekolah untuk diliburkan sementara,” tukasnya.

Berdasrkan pantauan BPBD Bontang hingga kemarin sore, belum ada informasi mengenai korban jiwa akibat dari banjir.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :