EKSPOSKALTIM, Bontang - Generasi muda Bontang kian memperihatinkan. Potret buram ini terlihat saat sekelompok warga yang dikoordinir Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Polsek Bontang Selatan, berhasil mengamankan enam remaja yang sedang berpesta minuman oplosan di tepi jalan seputaran Tanjung Laut (Depan Gedung Aini Rasyifa), Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (31/7) dini hari tadi, sekira pukul 02.47 wita.
Mirisnya lagi, keenam remaja yang diamankan ini dua diantaranya wanita, masing-masing berinisial MA (16) serta OA (15), dan empat remaja pria brinisial Ay (17), EG (16), RY (16), dan MI (21). Keenam remaja ini dijaring petugas patrol saat tengah asik meneguk minuman racikan sendiri, memadukan alkohol 70%, komik, dan 1 botol air mineral ukuran besar.
“Mereka kami amankan, saat kami melakukan patrol rutin yang ditujukan buat remaja yang masih berkeliaran diatas jam istirahat, untuk kita suruh pulang. Akan tetapi ditengah patrol, kami mendapatkan sekelompok remaja dipinggir jalan sedang berpesta minuman oplosan. Keenam remaja itu, 5 orang warga selambai Bontang Utara, dan 1 orang cewek warga Tanjung Laut,” terang Babinkamtibmas Polsek Bontang Selatan, Bripda Muhlis, saat di TKP.
Tonton Video : Pantai Turusan Marangkayu Kukar
Olehnya itu, keenam remaja tersebut digiring ke Mapolsek Bontang Selatan untuk diberi pembinaan, sembari menunggu orang tua mereka datang. “Keenam remaja tersebut kita bawa ke kantor polisi, beserta barang bukti berupa 1 botol air mineral yang sudah dicampur dengan alkohol murni buat luka, beserta 2 unit sepeda motor yang digunakan remaja tersebut,” bebernya.
Sebelumnya, ditempat berbeda, Bripda Muhlis beserta warga yang menggelar patrol juga mendapati 5 remaja yang masih duduk di bangku SMP, tengah asik berpesta dengan mengkomsumsi lem jenis fox (kaleng,red) yang dihisap melalui hidung.
“Tadi kami juga sempat mendapati 5 anak yang masih duduk di bangku SMP, sedang menghisap lem di lapangan yang berada di gedung Aini Rasyifa. Tapi, kami hanya melakukan pendekatan persuasive dan memberikan pembinaan, lalu menyuruh mereka balik kerumah dengan catatan, jika kita masih temui mereka dengan perbuatan yang sama, kami akan tindak dan amankan dikantor polisi,” tegasnya. (*)

