PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Banjir Rendam 18 Desa di Tabang, Listrik Padam Berjam-jam

Home Berita Banjir Rendam 18 Desa Di ...

Banjir besar yang merendam 18 desa di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, tidak hanya melumpuhkan aktivitas warga, tetapi juga memicu pemadaman listrik akibat terputusnya distribusi solar ke pembangkit PLN.


Banjir Rendam 18 Desa di Tabang, Listrik Padam Berjam-jam
Situasi banjir di Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara merendam hingga 18 desa. ANTARA/HO-Dok Polsek Tabang Kukar.

EKSPOSKALTIM, Samarinda — Banjir akibat luapan Sungai Belayan merendam sedikitnya 18 desa di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain memutus akses darat antarwilayah, bencana ini berdampak langsung pada layanan listrik, yang terpaksa dipadamkan secara bergilir karena pasokan bahan bakar ke pembangkit terganggu.

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, menyebut ketinggian air sempat mencapai dua meter pada Minggu (11/1). Kondisi tersebut memutus jalur distribusi logistik, termasuk pengiriman solar untuk operasional pembangkit listrik PLN.

“Distribusi solar terhenti total karena akses jalan ke fasilitas vital terendam. Akibatnya, layanan listrik terpaksa dibatasi,” ujar Rakhmadani, dikutip dari antara, Selasa (13/1).

Banjir juga merendam permukiman warga, fasilitas pendidikan, serta memutus jembatan penghubung antar-desa yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat. Aktivitas ekonomi dan layanan dasar pun lumpuh.

Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Sosial menyiagakan ribuan paket bantuan logistik untuk mengantisipasi kondisi darurat. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kaltim, Achmad Rasyidi, mengatakan stok bantuan provinsi dalam kondisi aman.

“Masih tersedia sekitar 3.000 paket logistik yang siap dioptimalkan, termasuk tambahan kiriman dari Kementerian Sosial pada akhir tahun lalu,” kata Rasyidi.

Ia menyebut pihaknya masih menunggu hasil asesmen lengkap dan permintaan resmi dari Dinas Sosial Kutai Kartanegara sebelum distribusi bantuan dilakukan. Meski demikian, tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah berada dalam status siaga penuh. Rasyidi menjelaskan bantuan yang disiapkan meliputi 2.500 paket makanan siap saji berisi beras, mi instan, kornet, susu, minyak goreng, hingga makanan kaleng.

Dinsos juga menyiapkan kebutuhan spesifik bagi perempuan, seperti pembalut wanita yang dikemas terpisah. Sementara itu, informasi dari petugas dan relawan di lapangan menunjukkan debit air di wilayah hulu mulai surut dan bergerak ke arah hilir. Namun, pemerintah daerah tetap waspada terhadap potensi eskalasi banjir susulan, mengingat curah hujan masih tinggi. 

Koordinasi lintas sektor terus dilakukan antara Dinsos Provinsi, Dinsos Kukar, aparat keamanan, serta pemerintah kecamatan untuk memastikan respons darurat berjalan cepat dan tepat sasaran, terutama bagi desa-desa yang masih terisolasi.

 


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :